• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Internasional Pelatih Austria ingin laga lawan Italia dipindah dari Wembley

Diggie

IndoForum Senior E
Staff member
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
4.171
Nilai reaksi
0
Poin
0
Berikut adalah berita Pelatih Austria ingin laga lawan Italia dipindah dari Wembley.

Pelatih Austria harap laga lawan Italia dipindah dari Wembley


Pemandangan dari luar Stadion Wembley di London, Inggris, pada 25 Maret 2021. Wembley jadi stadion yg akan menyelenggarakan sejumlah pertandingan babak 16 akbar Euro 2020. (ANTARA/AFP/Adrian Dennis)

Jakarta (ANTARA) - "Tidak masuk akal" kalau pertandingan Austria melawan Italia di babak 16 akbar Euro 2020 pada Sabtu diadakan di London karena tidak ada penggemar dari kedua regu yg dapat terbang ke sana, mengatakan pelatih timnas Austria Franco Foda, Rabu.

Oleh karena itu, Austria menyarankan untuk perubahan tempat pertandingan kedua tim.

"Seperti yg terjadi, hampir tidak ada penggemar Austria di stadion atau juga dari Italia. Tidak masuk akal bagi saya untuk bermain di London,” ujar Franco Foda kepada surat kabar Austria Kleine Zeitung & diberitakan Reuters, Rabu.

Baca juga: Austria ke 16 akbar setelah menang 1-0, Ukraina menunggu

Foda mendesak penyelenggara turnamen UEFA untuk campur tangan.

"Saya berharap demi para penggemar dapat ditemukan solusi. Salah satu opsi adalah mengubah tempat. Saya berharap sebanyak mungkin penggemar dapat bergabung. Itu keharapan saya," ujarnya.

Turnamen 24 regu ini diadakan di berbagai negara di seluruh benua, masing-masing dengan pembatasan perjalanan akibat pandemi & adanya ketentuan jarak sosial yg mengatur berapa banyak penonton yg dibolehkan menghadiri pertandingan.

Inggris mengalami peningkatan kasus virus corona varian Delta yg menular lebih cepat sehingga dikeluarkan persyaratan karantina 10 hari untuk pendatang baru. Karenanya mustahil bagi penggemar Italia & Austria untuk menghadiri pertandingan 16 akbar pada Sabtu.

Baca juga: 12 regu yg lolos ke-16 akbar Euro 2020, 4 jatah lagi jadi rebutan

Mencapai babak sistem gugur merupakan hal yg biasa untuk negara kuat seperti Italia. Namun hal itu merupakan yg perdana bagi Austria, yg bahkan belum pernah memenangkan pertandingan di Euro hingga turnamen ini. Kehilangan penampilan perdana regu mereka di babak 16 akbar sangat mengecewakan bagi pendukung Austria.

"Kami sangat menyarankan supaya tidak mengerjakan perjalanan ke pertandingan putaran kedua melawan Italia pada 26 Juni 2021 di Wembley!" Kementerian Luar Negeri Austria memperingatkan di situsnya.

Perdana Menteri Italia Mario Dragh tidak khawatir timnya akan tersingkir pada Sabtu. Ia menyerukan supaya final dipindahkan dari Wembley ke Roma karena infeksi yg semakin cepat. UEFA pun mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengerjakannya.

Baca juga: Misi berhasil, kini kami harap lebih, mengatakan pelatih Austria
Baca juga: Lebih dari 60.000 fans diizinkan tonton semifinal & final di Wembley
Baca juga: UEFA yakin semifinal & final Piala Eropa dapat diadakan di Wembley

Berita diatas dikutip dari internet, jika Pelatih Austria ingin laga lawan Italia dipindah dari Wembley adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.