Berita PBB: Hadapi Krisis, 3 Juta Warga Venezuela Bermigrasi Sejak 2015

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 9 Nov 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner D

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    602
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    PBB mengatakan bahwa akibat krisis ekonomi dan politik, 3 juta warga Venezuela telah melarikan diri dan bermigrasi sejak tahun 2015. Organisasi Internasional untuk Migrasi dan UNHCR mengatakan, bahwa eksodus itu menekan beberapa negara tetangga, terutama Kolombia. Kolombia melindungi 1 juta warga Venezuela. Selain Kolombia, Peru melindungi lebih dari 500 ribu orang. Ekuador lebih dari 220 ribu orang, Argentina 130 ribu orang, Chili lebih dari 100 ribu orang, Panama 94 ribu orang, dan Brasil 85 ribu orang.

    Oleh: Joe Parkin Daniels (The Guardian)

    Eksodus warga Venezuela yang melarikan diri dari krisis ekonomi dan politik di tanah air mereka, telah meningkat secara dramatis, mencapai total sekitar 3 juta sejak tahun 2015, PBB telah mengumumkan.

    Angka baru tersebut menunjukkan bahwa sekitar satu dari 12 penduduk kini telah meninggalkan negara itu, karena didorong oleh kekerasan, hiperinflasi, dan kekurangan makanan dan obat-obatan.

    Tingkat migrasi telah meningkat dalam enam bulan terakhir, kata William Spindler dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), yang menyerukan upaya internasional yang lebih besar untuk meredakan ketegangan pada negara tetangga Venezuela.

    Venezuela yang kaya minyak telah tenggelam dalam krisis di bawah presiden sosialisnya, Nicolás Maduro, yang telah berjuang untuk mengendalikan hiperinflasi dan menekan lawan-lawan politik.

    Data PBB pada bulan September menunjukkan bahwa 2,6 juta orang telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, tetapi pemerintah-pemerintah regional sedang berjuang untuk mengatasi dampak kemanusiaan dan politik dari salah satu migrasi massal terbesar dalam sejarah Amerika Latin tersebut.

    “Peningkatan utama terus dilaporkan di Kolombia dan Peru,” kata Spindler.

    Kolombia melindungi 1 juta warga Venezuela. Sekitar tambahan 3.000 orang tiba setiap hari, dan pemerintah Bogotá mengatakan bahwa 4 juta orang bisa tinggal di sana pada tahun 2021, dengan biaya hampir $9 miliar.

    Sekitar 300 pengungsi—yang tiba tanpa apa pun selain yang bisa mereka bawa—telah berkemah di luar terminal bus di Bogotá, ibu kota Kolombia.

    Josmelis Lozada (21 tahun), melarikan diri dua bulan lalu bersama suaminya dan putrinya yang berusia enam bulan.

    “Ketika Anda tidak dapat menemukan makanan, ketika putri Anda bisa jatuh sakit kapan saja, saat itulah Anda tahu Anda harus pergi,” kata Lozada sambil mendekap bayinya di dadanya. “Tapi di sini kami tidak memiliki pekerjaan, kami tidak memiliki apa pun untuk dilakukan, jadi kami mungkin harus kembali.”

    Setelah menjadi pelayan di restoran kelas atas di Valencia—kota ketiga terbesar di Venezuela—dia sekarang menghabiskan hari-harinya dengan meminta uang recehan di luar pusat perbelanjaan.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG