• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pasar Ponsel Low End Terus Membesar

al_hudzaifah

IndoForum Junior A
No. Urut
18915
Sejak
16 Jul 2007
Pesan
3.389
Nilai reaksi
60
Poin
48
Pasar Ponsel Low End Terus Membesar

08 Maret 2009


Pasar ponsel low end terus mengalami peningkatan seiring kebutuhan berkomunikasi masyarakat bawah. Masyarakat bawah cukup membutuhkan basic phone tanpa fitur beragam, yang penting mudah untuk berkomunikasi.

DOMINIKUS SUTANTO, Product Manager Nokia Indonesia, di sela roadshow 7 kota di Indonesia mengatakan, berdasarkan piramida industri ponsel di Indonesia secara umum, pasar low end paling besar dibandingkan middle sampai highend. Hanya saja, kata DOMINIKUS, prosentasenya secara persis belum diketahui.

Kebutuhan pangsa terbesar inilah, kata DOMINIKUS, biasanya menjadi acuan vendor ponsel dalam memproduksi ponsel. Saat ini, mulai penjual sayur keliling, ibu-ibu rumah tangga tidak lepas dari ponsel.

”Hanya saja memang ada yang cukup puas dengan basic phone tapi ada pula yang membutuhkan tambahan fitur lainnya seperti bisa mendengarkan musik, bisa untuk foto, membuat video dan sebagainya,”tukasnya.

Selain level produk, ungkap DOMINIKUS, biasanya vendor ponsel memasarkan berdasarkan kebutuhan. Bisa jadi model ponsel Nokia di Indonesia tidak ditemukan di Amerika, karena model ponsel tersebut hanya dibutuhkan masyarakat Indonesia saja.

Dari sisi harga ponsel low end, DOMINIKUS menjelaskan, relatif sangat terjangkau masyarakat bawah meski dalam kondisi krisis saat ini. Apalagi ponsel semakin murah dari tahun ke tahun, namun fiturnya juga semakin canggih.

Menyikapi serbuan ponsel produk China di pasar ponsel Indonesia, DOMINIKUS menilai, itu menunjukkan adanya kebutuhan pasar. Bagi Nokia yang notabene vendor ponsel terbesar di Indonesia, bukan sebuah ancaman.

Meski dari distributor menyebutkan data penjualan ponsel Nokia menurun akibat serbuan ponsel China, DOMINIKUS menyatakan, itu hal yang wajar. “Karena kita memiliki kekuatan dan kemampuan di sisi after sales service serta adanya garansi toko yang bisa menjadi pertimbangan konsumen. Disamping itu, kita punya produk range untuk semua segmen market,” ujarnya.

Sampai pertengahan 2009 ini, DOMINIKUS menambahkan, Nokia hanya mengeluarkan 18-20 model saja. Sedangkan di 2008, total ada 30 model ponsel.

(Sumber: suarasurabaya.net)
 
@ts..
tq gan..

infonya banyak banget yang baru dan berguna..

________________________________________

first post for all

SAVED FROM PERTAMAX
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.