Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah menyiapkan reformasi menyeluruh pasar modal Indonesia untuk memperkuat likuiditas, transparansi, & kepercayaan investor, khususnya investor global.
Reformasi ini mencakup 8 rencana aksi yg dikelompokkan dalam 4 klaster utama: kebijakan free float, transparansi kepemilikan, tata kelola & penegakan hukum, serta sinergi antarotoritas.
Langkah kunci meliputi kenaikan batas minimum free float jadi 15%, peningkatan transparansi ultimate beneficial owner (UBO), penguatan penegakan hukum kepada manipulasi pasar, serta demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
OJK menegaskan reformasi ini akan dilakukan bertahap, selaras dengan best practice internasional, & ditujukan supaya pasar modal Indonesia semakin investable, kredibel, & berdaya saing global.
Reformasi ini mencakup 8 rencana aksi yg dikelompokkan dalam 4 klaster utama: kebijakan free float, transparansi kepemilikan, tata kelola & penegakan hukum, serta sinergi antarotoritas.
Langkah kunci meliputi kenaikan batas minimum free float jadi 15%, peningkatan transparansi ultimate beneficial owner (UBO), penguatan penegakan hukum kepada manipulasi pasar, serta demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
OJK menegaskan reformasi ini akan dilakukan bertahap, selaras dengan best practice internasional, & ditujukan supaya pasar modal Indonesia semakin investable, kredibel, & berdaya saing global.