roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
JAKARTA, SABTU - Akibat pemberitaan yang luar biasa terkait insiden Monas, keluarga Munarman harus mengungsikan istri Munarman, Ana N, yang tengah hamil ke rumah salah satu anggota keluarga. Hal tersebut dikatakan sepupu Munarman, Syamsul Bahri kepada para wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (7/6) malam.
Demikian pula kedua anaknya, Rio dan Aldo. Selasa (3/6) malam, sebelum akhirnya Munarman tak bisa dikontak, para tetangga di kawasan kediamannya, Pondok Cabe, Tangerang melihat keluarga Munarman (istri dan kedua anaknya) diboyong oleh beberapa pria meninggalkan rumah. "Akibat pemberitaan bahwa Munarman hobi kekerasan yang sangat membunuh karakternya, membebani keluarga. Saya tidak ingin kakak saya terganggu karena dia lagi hamil dan kedua anaknya masih kecil-kecil. Sekarang, ada lah di salah satu rumah keluarga kami," ujar Syamsul.
Mengenai kontak terakhir dengan Munarman, Syamsul mengaku dilakukan pada Selasa lalu, saat Munarman menggelar konferensi pers terkait fotonya yang dimuat di harian Koran Tempo. Setelah itu, ia mengaku tak ada kontak sama sekali. "Hanya kontak dengan Pak Anton Medan saja. Dengan saya tidak ada. Pada prinsipnya, kami pihak keluarga menyerahkan ke Munarnan. Kami tunggu kontak, kapan dia bersedia menyerahkan diri, akan kami antar. Apapun yang terjadi pada Munarman, itu pilihan akidah dan ideologisnya. Kami ikhlas," kata dia.
Demikian pula kedua anaknya, Rio dan Aldo. Selasa (3/6) malam, sebelum akhirnya Munarman tak bisa dikontak, para tetangga di kawasan kediamannya, Pondok Cabe, Tangerang melihat keluarga Munarman (istri dan kedua anaknya) diboyong oleh beberapa pria meninggalkan rumah. "Akibat pemberitaan bahwa Munarman hobi kekerasan yang sangat membunuh karakternya, membebani keluarga. Saya tidak ingin kakak saya terganggu karena dia lagi hamil dan kedua anaknya masih kecil-kecil. Sekarang, ada lah di salah satu rumah keluarga kami," ujar Syamsul.
Mengenai kontak terakhir dengan Munarman, Syamsul mengaku dilakukan pada Selasa lalu, saat Munarman menggelar konferensi pers terkait fotonya yang dimuat di harian Koran Tempo. Setelah itu, ia mengaku tak ada kontak sama sekali. "Hanya kontak dengan Pak Anton Medan saja. Dengan saya tidak ada. Pada prinsipnya, kami pihak keluarga menyerahkan ke Munarnan. Kami tunggu kontak, kapan dia bersedia menyerahkan diri, akan kami antar. Apapun yang terjadi pada Munarman, itu pilihan akidah dan ideologisnya. Kami ikhlas," kata dia.