• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.

Menu Tikus di Kantin Pemerintah

Samantha

IndoForum Senior B
No. Urut
43737
Sejak
17 Mei 2008
Pesan
6.450
Nilai reaksi
157
Poin
63
PATNA - Krisis pangan menyebabkan pejabat pemerintah Negara Bagian Bihar, India, mencari makanan alternatif. Salah satu pilihannya adalah tikus. Ya, binatang pengerat yang oleh sebagian orang dianggap menjijikkan itu kini malah dipopulerkan lewat menu di kantin-kantin pemerintah.

''Orang-orang di belahan dunia lain memakan kadal dan anjing. Mengapa tikus tidak?'' kata Menteri Sosial Negara Bagian Bihar Jeetan Ram Manjhi kepada AP Selasa (19/8).

Dia mengklaim, tikus memiliki kandungan protein yang tinggi. Nah, sumber protein alternatif itu murah karena mudah didapatkan di Bihar. Dengan menyantap daging tikus, kebutuhan protein 80 juta penduduk miskin negara bagian itu akan terpenuhi.

Terpisah, Sekretaris Departemen Sosial Negara Bagian Bihar Vijay Prakash mengatakan, memopulerkan daging tikus sebagai santapan dapat membantu kesejahteraan suku Musahar yang mayoritas miskin dan tak berpendidikan. Pasalnya, jika jumlah tikus berkurang, sebagian bahan makanan yang selama ini dijarah hewan pengerat itu dapat diselamatkan.

Di kalangan suku Musahar yang berkasta rendah dan miskin, menyantap tikus sebenarnya bukan hal baru. Mereka menikmatinya bersama dengan nasi ataupun gandum. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kebiasaan tersebut menghilang sejak beberapa dekade lalu.

''Ketika sayuran mulai mahal, (tikus) inilah yang kami makan,'' ujar Manjhi, salah satu di antara 2 juta warga suku Musahar. Dia mengaku tidak ada yang aneh dengan rasa makanan itu karena terbiasa menyantapnya sejak kecil. (AP/poe/erm/ami)

Sumber: Jawa Pos

Tadi, bacanya sambil duduk di WC (seperti biasa) jadi, makin banyak deh.. pup yang keluar saking mulezzz naaa
 
biar katanya protein nya tinggi, tetep ngga bakal ku makan
 
kalau gw sih mau nyobain :D
tapi syaratnya harus tikus sawah ya :D
 
busyet dah tikus, dah mau kiamat kale yach dunia :(
 
Jadi teringat penayangan bakso tikus...
 
hmm, emang dimakan kan , di manado aja dimakan kok

Bener.... gw ada ponakan yang istriny arang manado.... pulang ke tempat gw, oleh-olehnya daging tikus..... gw sih... gimana yah?

Kayanya perut dan tenggorokan serta lidah belum ada persetujuan kontrak dengan daging tikus..... apalagi micky mouse....:D
 
makin aneh2 aja yah... semuanya dimakan... gw aja pernah liat belatung dijadiin camilan... @@
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.