Mata-Mata, Cara Aman Bandar Judi Taiwan Dari Kejaran Polisi

Discussion in 'Regional' started by kriminologi, 14 Mar 2018.

  1. kriminologi

    kriminologi IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    288145
    Joined:
    23 Nov 2017
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Location:
    City of London, England
    [​IMG]
    Para pelaku judi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat
    Penyedia tempat judi di kawasan Jalan Dwi Warna, Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, memasang sejumlah mata-mata di setiap gang untuk menuju tempat tersebut. Hal itu dilakukan pihak penyedia agar aktivitas judi di sebuah rumah yang telah dimodifikasi untuk tempat judi itu tak terbongkar.

    “Hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk ke tempat judi itu. Mereka juga memasang mata-mata di setiap jalan atau gang untuk masuk ke arena," kata Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Roma Hutajulu, di Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

    Roma menjelaskan, modus operandi yang dilakukan pihak penyelenggara adalah dengan menyiapkan arena judi di dalam rumah yang telah dirancang sedemikian rupa, dengan akses masuk ke dalam rumah yang tidak mudah.

    Setelah masuk ke arena judi itu, kata Roma, para pegunjung lalu memasang judi sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan di arena tersebut. Biasanya, setiap kali memasang kisarannya sebesar Rp 100 ribu sampai Rp 2 juta. Dengan nilai demikian setiap kali pemasangan, diperkirakan omset aktivitas judi itu mencapai ratusan juta rupiah.

    “Dalam praktiknya, kemenangan ataupun kekalahan judi ditentukan oleh sang Bandar, termasuk pembagian uangnya kemenangan dan kekalahan,” ujarnya.

    Berita Lengkap : Penyedia Tempat Judi di Sawah Besar Pasang Mata-mata di Setiap Gang

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG