Politik Malaysia Akan Akhiri Hukuman Mati untuk Semua Kejahatan

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 13 Oct 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner C

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    743
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Pemerintah Mahathir Mohamad akan mengakhiri hukuman mati untuk semua kejahatan di Malaysia, yang disambut baik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia. Mahathir memenangkan pemilu Malaysia pada bulan Mei lalu, dengan janji-janji termasuk memberantas korupsi dan memperkuat hak asasi manusia. Malaysia sebelumnya mengamanatkan hukuman gantung untuk berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, perdagangan narkoba, pengkhianatan, penculikan, dan aksi teror.

    Oleh: AP/The Sydney Morning Herald

    Pemerintah baru Malaysia mengatakan akan menghapuskan hukuman mati untuk semua kejahatan dan menghentikan semua eksekusi yang tertunda—yang merupakan langkah yang langka terhadap hukuman mati di Asia, yang dipuji oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia sebagai kemajuan besar.

    Lebih dari 1.200 orang—termasuk seorang nenek dari Sydney, Maria Elvira Pinto Exposto—berada di penjara untuk menunggu hukuman mati di Malaysia, yang mengamanatkan hukuman gantung untuk berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, perdagangan narkoba, pengkhianatan, penculikan, dan aksi teror.

    Menteri Hukum Liew Vui Keong mengumumkan pada Rabu (10/10), bahwa Kabinet telah setuju untuk menghapuskan hukuman mati, dan bahwa amandemen terhadap hukuman mati diperkirakan akan disajikan ketika Parlemen dilanjutkan pada Senin (15/10), media setempat melaporkan. Liew tidak bisa dihubungi untuk komentar langsung.

    Menteri Komunikasi Gobind Singh Deo pada Kamis (11/10) mengkonfirmasi keputusan Kabinet tersebut.

    “Ini adalah bagian dari janji pemilu kami dan juga sejalan dengan langkah menjauh dari hukuman mati di seluruh dunia,” katanya.

    Exposto—seorang terpidana pengedar narkoba—kemungkinan akan mendapat keuntungan dari keputusan tersebut. Pengadilan banding di Malaysia memvonis mati dengan hukuman gantung pada awal tahun ini, setelah membatalkan pembebasan sebelumnya atas tuduhan perdagangan 1,5 kg sabu-sabu ke Malaysia.

    “Itu akan memiliki efek yang sangat sangat positif pada kasus Maria, itu berarti dia tidak akan menghadapi hukuman mati,” kata pengacara Exposto, Farhan Shafee.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG