• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kurir Paket & Segala Dramanya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kurir Paket & Segala Dramanya


Penulis: Thiara
Editor: Fatio Nurul Efendi

Cangkeman.net -Di jaman sekarang, siapasihyang gak pernah mengpakai jasa pengantar barang? Dari bocil banyak gaya, remaja bucin sejati, koboi kampus, pengangguran, para dewasa beban orang tua, bahkan nenek-kakek & jajaran buyutpasti pernah mengpakai jasa kurir.

Dulu, istilah paket cuma tenar di kalangan orang-orang yg hidup di perantauan. Isi paketnya pun gak jauh dari pakaian hangat di musim hujan, ikan teri yg digoreng kering & dimasukkin ke toples, hingga perbekalan lain yg sengaja dikirim orang-orang tersayang dari kampung halaman.

Tapi sekarang, eksistensi jasa ekspedisi & jajaran kurirnya makin merambah di berbagai kalangan. Hal itu disebabkan salah satunya karena belanja dengan sistemonlineudah jadi bagian dari kebutuhan. Tinggaltap-tapproduk di layar ponsel, bayar via virtual, oke; bayar di tempat, jadi; ngutang juga dapat! Tau-tau barang dianter sampe depan rumah.Simple, ya?

Di samping jasanya yg mulia, kurir punya ceritanya sendiri dalam perjalanan mengantar paket-paket pelanggan. Bahkan ditemukan beberapa akun media sosial yg spesifik membagikan cerita pengalaman mereka selama bekerja.

Gak Kenal Cuaca
Dalam sehari, para kurir harus mengantarkan paket dengan jumlah yg pastinya gak sedikit, dong. Jadi, gak peduli tuh panas terik-hujan angin, para kurir tetap mengantar paket ke rumah-rumah penerima. Karena memang itu tugasnya.

Jarak Tempuh & Resiko Perjalanan
Jarak udah jadi resiko bagi mereka yg kerjanya di jalanan. Mungkin masih oke kalo rintangannya cuma jarak tempuh atau kemacetan jalan. Tapi kalo alamat penerima ada di perbukitan? Selain jauh, akses jalannya pun gak main-main.

Belum lagi, jalanan adalah tempat yg gak dapat sering diprediksi. Kemaren-kemaren, sempet viral aksi pengantar paket yg menerobos sekumpulan orang tawuran demi memenuhi pekerjaan. Salut!

Kondisi Kendaraan
Kurir punya kewajiban buat rutin memeriksa kondisi kendaraan mereka sebelum bekerja, seperti persediaan bensin, memperhatikan berat muatan yg dibawa, hingga peralatan spesifik kalo terjadi mogok di tengah jalan.

Yang jadi masalah, gak semua perusahaan mempedulikan keselamatan kurirnya. Terbukti dengan beberapa kasus di mana kecelakaan kerja justru sepenuhnya jadi kesalahan kurir. Bukannya dapet kompensasi, kurir malah disuruh tanggung jawab atas kerugian perusahaan. (Cobaan apa lagi ini, Gustii!)

Pelanggan Ogah Bayar
Yang satu ini kayanya udah hal yg biasa di kalangan kurir. Banyak pula video beredar di mana pelanggan enggan bayar barang COD-an, bahkan sampe nekat bersembunyi. Kejadian semacam ini lagi-lagi berimbas buat si kurir.

Meski bukan kesalahannya, pasti ada akibat yg harus ditanggung karena barang terpaksa di-returatau harus penjadwalan ulang.(Ealahh ... cape-cape nganterin)

Pelanggan Gak Peka
Setiap rumah yg dikunjungi itu ibarat persinggahan buat mamang kurir. Tempatnya rehat dari terik matahari, berteduh dari hujan, & istirahat dengan sekadar meregangkan badan. Kalo pelanggan lebih peka, segelas air minum dapat sangat berharga buat kurir-kurir ini. Namanya di jalan ye kan, capek lah.

Tentu gak cuma profesi kurir yg banyak drama dalam kerjaannya. Tapi, dedikasi mereka kepada pekerjaan patut diacungi jempol. Dengan gaji yg gak seberapa, para kurir yg berdiri di depan pintu ini terbukti jadi kebahagiaan tersendiri buat pelanggan yg nungguin.Iya, nggak?

Emang sih, saya yg sok tau ini gak pernah ngerasain jadi kurir paket. Tapi mungkin, alangkah lebih baik kalo mulai sekarang jasa mereka lebih dihargai lagi. Yaa minimal tawarin kopi kek, semangkok bakso, suruh istirahat bentar, atau sekalian amparin kasur gitu,heuheuheu.


Tulisan ini ditulis diCangkemanpada tanggal 8 Desember 2022
Hari ini 12:10
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.