Kucing Bukan Satu-satunya Penyebab Toksoplasma

Discussion in 'Forum Kesehatan' started by maulanari9407, 13 Sep 2017.

  1. maulanari9407

    maulanari9407 IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    287809
    Joined:
    18 Jul 2017
    Messages:
    23
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Male
    Hampir semua orang menyukai kucing. Namun sayangnya di balik kelucuannya, selama ini kucing dianggap sebagai penyebar bakteri Toxoplasma gondii atau tokso yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Namun tahukah Anda, ternyata kucing bukan satu-satunya penyebab toksoplasma.
    [​IMG]
    Melansir CNNIndonesia, semua daging hewan yang mentah diklaim mengandung bakteri tokso, bahkan segala makanan mentah pun dapat terkena tokso. Tokso dapat muncul melalui sate, steak yang tidak matang, sushi, dan makanan mentah lainnya. Faktanya satu-satunya cara untuk membunuh tokso adalah dengan memasak makanan sampai matang.

    Tokso termasuk salah satu sumber gangguan kesehatan yang paling sering dialami manusia. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLOS One pada 2014 lalu menunjukkan bahwa 30-50 persen populasi manusia sudah pernah terpapar tokso, meski prevalensinya berbeda-beda di tiap negara.

    Gejala awal terinfeksi tokso tidak dapat dideteksi secara jelas, namun biasanya ditandai dengan gejala umum seperti flu dan demam. Tokso pun tak ubahnya ‘hantu’ bagi sebagian besar perempuan, terutama mereka yang sedang hamil, karena tokso dapat menyerang sel-sel yang baru tumbuh dan kelak menyebabkan keguguran janin. Nyatanya memang ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa 40 persen wanita yang terinfeksi tokso di awal kehamilan dapat mengalami keguguran hingga 15 persen. Kendati demikian, hasil penelitian lain menyatakan bahwa bayi yang selama dalam kandungan terinfeksi tokso masih mungkin lahir dengan normal hingga 90 persen.

    Selama ini, kucing yang dianggap sebagai penyebar utama tokso kerap berakhir pada bias pemahaman. Hal ini dapat dijelaskan bahwa kucing yang biasa diberikan makanan mentah dapat terjangkit tokso. Tokso yang berasal dari makanan mentah tersebut dapat keluar dari tubuh kucing peliharaan melalui feses. Dan kebiasaan buruk banyak orang adalah tidak membersihkan feses tersebut. Ketika seekor kucing buang air besar, ia dapat terkena tokso di bagian luar tubuhnya, kemudian kucing tersebut disentuh orang. Apabila orang yang menyentuh kucing ini lupa mencuci tangan sebelum makan, tokso tadi dapat berpindah inang.

    Tokso sendiri dapat dicegah dengan beberapa cara. Selain dengan memasak makanan Anda hingga matang, Anda juga dapat melakukan beberapa pemeriksaan kesehatan. Untuk ibu hamil, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan TORCH pada awal kehamilan. Selain untuk mendeteksi Toksoplasma, pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplex yang berbahaya bagi janin. Untuk lebih mudah dan hemat, anda dapat melakukan pemesanan pemeriksaan tes darah secara online melalui Pesanlab.

    Bagi pecinta kucing, wajib bagi Anda untuk memberi vaksinasi tokso kepada kucing Anda sesuai dengan usianya. Selain itu hindari makanan kucing yang tidak bersih seperti tikus maupun hewan lainnya guna menghindari infeksi. Yang terpenting adalah dengan manajemen pemeliharaan yang baik, memberi pakan baik dan benar, dan jangan malas membersihkan kotoran kucing. Tentu saja tidak lupa untuk mencuci tangan setelah menyentuh kucing dan sebelum makan.
  2. Indah75

    Indah75 IndoForum Newbie E

    No. Urut:
    287836
    Joined:
    28 Jul 2017
    Messages:
    45
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Gender:
    Female
    Makasih infonya.Ternyata kalau kita makan daging bakarpun bisa menyalurkan tokso. selaqmaq ini tahunya hanya disebarkan lewat kucing.

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG