Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
sumber gambar: rumahidolaku.com
Pada permukaan tembok rumah, sering kita temui lembab & bercak kehitaman yg lama-kelamaan akan berubah jadi buluk. Hal itu tentu mengganggu pemandangan tembok & akan menimbulkan kesan kotor & jorok pada rumah. Banyak orang yg belum mengetahui penyebab & cara mengatasi kelembaban pada tembok tersebut sehingga mengerjakan pengecatan berulang-ulang dala rangka mencoba menanggulanginya. Namun nyatanya, hal itu tidak menyelesaikan masalah & lembab tersebut justru datang kembali.
Pada prinsipnya, lembab terjadi akibat adanya campur tangan air. Pada kasus lembab & bercak kehitaman pada tembok, paparan langsung kepada sumber datangnya air merupakan faktor utama tembok jadi buluk. Oleh karena itu, dalam membangun tembok, harus terlebih dahulu pertimbangkan apakah tembok tersebut akan terpapar langsung oleh air atau tidak. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah faktor-faktor biasa yg menciptakan tembok rumah lembab sehingga menciptakannya buluk:
Quote:
1.Berbatasan langsung dengan kamar mandi
sumber gambar: kaltim.tribunnews.com
Berbatasan langsung dengan kamar mandi yg notabenenya merupakan sumber datangnya air dapat menciptakan tembok rumah lembab. Oleh karena itu, dalam merencanakan tembok kamar mandi, terlebih dahulu harus dipertimbangkan mengenai durabilitas tembok kepada air. Untuk mengakalinya, tembok kamar mandi biasanya dipasangkan ubin keramik yg tentunya resistant kepada air.
2.Terdapat pipa saluran air yg berada di dalam atau di dekat tembok
sumber gambar: tokopedia.com
Tembok yg berdekatan dengan pipa saluran air juga berpotensi jadi lembab & buluk. Tanpa kita sadari, pipa tersebut dapat saja mengalami kebocoran kecil sehingga lama-kelamaan menciptakan tembok jadi lembab. Jika dibiarkan terus, tembok dapat jadi buluk & berjamur kemudian cat yg melapisinya pun dapat mengelupas. Maka, pengaturan letak pipa juga penting dalam hal ini.
3.Air tanah menyerap ke dalam tembok
sumber gambar: rumah190.com
Kasus air tanah yg menyerap ke dalam tembok biasanya terjadi pada dinding yg berada di sekitar tanah yg lembab atau cenderung basah. Kondisi tersebut mengakibatkan air tanah dapat leluasa terserap kemudian naik menuju dinding hingga menyebabkan lembab pada tembok tersebut. Untuk mengatasi kejadian ini, biasanya pada tembok rumah bagian bawah dipasang trasram. Trasram sendiri adalah plesteran atau acian yg bersifat tahan air dengan komposisi satu semen & tiga pasir.
4.Tembok terkena rembesan air hujan
sumber gambar: solusiindustri.com
Pada kasus ini, sudah sangat jelas bahwa rembesan air hujan yg mengalir pada tembok dapat mengakibatkan kelembaban pada tembok. Maka dari itu, untuk tembok-tembok di luar rumah yg secara logika akan sering terpapar air hujan, cat yg dipakai lebih banyak mengpakai cat waterproof. Namun, alangkah lebih baik kalau tembok rumah dilindungi & bagian atap rumah rumah terdapat saluran air sendiri untuk mengalirkan air hujan ke tempat yg sudah tersedia.
5.Kurangnya sirkulasi udara pada ruangan
sumber gambar: artikel.rumah123.com
Poin yg terakhir ini merupakan faktor yg sering terlewat & jarang disadari oleh banyak orang. Dengan kurangnya sirkulasi udara pada suatu ruangan, uap air yg ada di tempat tersebut akan terjebak sehingga akan mudah terserap oleh tembok. Kemudian, tentu saja tembok tersebut lama-lama akan lembab & berjamur. Untuk mengatasinya, dapat dipasang ventilasi udara di ruangan tersebut sehingga uap air yg terjebak dapat mengalir keluar.
Dari poin-poin di atas, dapat ditarik benang merah bahwa perencanaan tembok sebenarnya sangat penting untuk mencegah tembok jadi lembab. Jangan hingga tembok yg lembab kemudian berubah jadi buluk & berjamur. Dari poin-poin di atas pula, kita dapat menentukan penanganan yg tepat untuk mencegah & mengatasi tembok rumah yg lembab & basah.
Sumber Tulisan:
Pemikiran TS
https://rumahidolaku.com/mengapa-tem...jamur/
https://www.grid.id/read/04917996/pe...ge=all
Sumber Gambar:
Google Images Hari ini 07:06