Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Waspada Wajah Baru Komunis yg Mengelabui
" Belum cukupkah semua itu, belum cukupkah bukti yg menekankan PKI tidak pernah dapat menyatu dengan NKRI karena sejatinya, tak sejangkal pun tanah di bumi pertiwi yg dapat dimasuki paham dengan simbol palu & arit ini," ujar Juru Bicara FKPT Sumatera Barat, Eko Yanche Edrie kepada RRI, Rabu, (29/09/2021).
Begitulah adanya, sejarah tidak dapat dibedah, karena sejarah menuangkan kisah demi kisah, seperti diutarakan saksi hidup yg juga tokoh masyarakat Sumatera Barat, Zaitul Ikhlas.
Pada saat pemberontakan PKI tahun 1965, ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Masih terekam dalam ingatannya, kekejaman yg dilakukan antek-antek PKI di kampung halamannya, tepatnya di Gurun Panjang Bayang, Pesisir Selatan. Karena tak menuruti ajarannya, rumah adat dibakar, mereka mengumbar kesadisannya dengan mengerjakan penyiksaan kepada kaum yg lemah. Hal yg tidak terlupakan, pamannya sendiri ikut jadi korban penculikan antek PKI & hingga kini tidak diketahui dimana kuburannya.
" Perlu bagi generasi muda yg sejatinya adalah tonggak penerus sejarah untuk memahami sejarah secara tuntas. Secara berulang buku-buku sejarah memang mengungkap kesaktian Pancasila yg berhasil menaklukkan paham komunis dalam tiga kali pemberontakannya// Namun pada saat kesempatan itu ada, bukan berarti PKI tidak memanfaatnya," ungkap Zaitul Ikhlas.
Zaitul mengumpamakan PKI tidak ubahnya kemarau yag malnda desa nya selama empat bulan berturut-turut. Tanah sawah merengkah karena kekeringan namun siapa sangka, di sekitarnya hidup bermacam ikan yg karena hujan sesaat sanggup memenuhi kebutuhan makhluk di sekitarnya. Tanah retak kembali menyatu karena hujan sesaat yg menggyur permukaan bumi.
Begitu pun adanya PKI, karena ada dukungan & kesempatan, mereka dapat menjelma jadi kekuatan yg mematikan, senada dengan pernyataan yg diungkapkan Danlanud Sutan Sjahrir, Kolonel Pnb. Fahlevie, Rabu, (29/09/2021).
" Keberadaan paham komunis harus diwaspadai. Sejarah memang tidak pernah memaksa orang untuk percaya, namun rentet kisah masa silam yg mengumbar kekejaman & tipu muslihat paham yg tidak mengenal adanya Tuhan ibarat paku yg terpatri kuat di dalam sanubari," paparnya.
Sejarah dapat berulang andai kita lengah & sudah jadi kewajiban kita adanya, generasi penerus bangsa untuk menjaga apa yg sudah dititipkan para pendahulu. Apa yg sudah terjadi, tidak semestinya terulang kembali. Tak sejengkal tanah di bumi pertiwi untuk PKI dapat menajamkan gigi karena NKRI harga mati.
PKI SAMPE NONGOL,GW DENGKUL