Jauhi Smartphone Saat Bersama Anak

sehatq

IndoForum Newbie E
Smartphone alias telepon pintar adalah benda yang menimbulkan dilema bagi masyarakat di era digital. Keberadaannya sangat penting untuk memperlancar komunikasi dan mendukung aktivitas sehari-hari. Namun smartphone juga membawa dampak negatif yang tak bisa dikesampingkan. Salah satunya kecanduan media sosial, dan juga bahaya bagi anak-anak.
Di Amerika Serikat, smartphone dianggap sangat berbahaya bagi anak-anak. Bahkan meski mereka tak menggunakannya. Hasil penelitian University of Washington menunjukkan perangkat ini menimbulkan gangguan psikologis ringan pada orang dewasa, yang dampaknya bisa jadi membahayakan anak-anak. Menurut riset tersebut 56 persen orang dewasa lambat merespons permintaan anak mereka saat membawa atau menggunakan smartphone. Bahkan ada responden yang tidak merespons sama sekali!
Hindari main media sosial saat mengasuh anak.
Kondisi ini jelas berbahaya, apalagi jika orang tersebut sedang membawa atau mengasuh anak di tempat terbuka. American Academy of Pediatrics melaporkan bahwa anak-anak terlibat dalam perilaku berisiko saat orang tua yang mendampinginya terdistraksi dengan smartphone. Di Negeri Paman Sam, banyak kasus anak cedera saat bermain, seperti terjatuh dari ayunan, lantaran pengasuhnya asyik bermain smartphone.
Coba simak pendapat Amber Benham, seorang jurnalis yang kerap menghabiskan waktu di taman bermain di Brooklyn. Dia mengakui jika ketergantungan dirinya akan smartphone sangat tinggi. "Coba sebisa Anda, sekuat tenaga, menyembunyikan smartphone ke dalam tas atau apapun. Sedalam apapun saya masukkan, smartphone menjadi benda pertama yang saya raih begitu tiba di taman dan membiarkan anak bermain," ujarnya. Kondisi inilah yang harus dihindari lantaran anak butuh perhatian dan dalam risiko tinggi saat berada di luar ruangan.

Lakukan ini untuk hindari kecanduan media sosial pada smartphone
Agar Anda tak terlalu kecanduan mengakses media sosial pada smartphone, berikut ini lima tipsnya.
  • Matikan notifikasi. Bunyi smartphone secara otomatis mengalihkan perhatian penggunanya. Jika Anda kerap berinteraksi lewat pesan instan atau media sosial, ada baiknya mematikan sinyal pemberitahuan selama beberapa menit atau saat menjaga anak bermain. Mematikan suara notifikasi membantut Anda mengurangi frekuensi melihat smartphone
  • Ciptakan waktu "tanpa smartphone". Dalam sebulan, ada baiknya Anda menjauhi smartphone dalam sehari atau beberapa jam. Pilih waktu-waktu tertentu yang memungkinkan misalnya saat di meja makan, kamar mandi, atau ketika menonton film. Cara lainnya adalah menyalakan Airplane Mode alias tanpa sinyal.
  • Hitung waktu yang habis untuk memainkan smartphone. Coba hitung dalam sehari berapa lama Anda terdistraksi dengan memainkan smartphone. Bandingkan dengan kegiatan atau momen yang Anda lewatkan saat itu. Anda pasti akan terkejut saat mengetahuinya.
  • Ganti warna pada layar. Smartphone dengan warna-warna cerah membuat kita betah berlama-lama memelototinya. Karena itu, coba ubah warna layar ke warna yang lebih gelap atau abu-abu (grayscale) agar kita hanya memperhatikannya ketika benar-benar dibutuhkan saja.
Sumber: SehatQ.com
 

KiranaAyudia

IndoForum Newbie F
Emang bener deh, selain bermanfaat smartphone punya banyak banyak dampak negatifnya, apalagi untuk anak kecil. Kemarin gw baca dari websitenya Halodoc kalau samrtphone bisa mempengaruhi kesehatan mental anak-anak hingga kesehatan mata pada anak. Makanya sekarang engga aneh liat anak tk tapi udah make kaca mata. Kalau emang dirasa berat banget untuk terlepas dari ketergantungan smartphone gw saranin konsultasi ke dokter deh. Atau kalau agan mau yang praktis bisa pake aplikasi kesehatan yang sama kaya website diatas. Percaya deh dokter-dokter disana dengan ramah dan sabar bakal ngebantuin semaksimal mungkin karena seringkali kita emang harus didampingi untuk melepaskan kecanduan
 

Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact us untuk memulai.
Top