SalmanAlFarisi2
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 31419
- Sejak
- 23 Jan 2008
- Pesan
- 429
- Nilai reaksi
- 10
- Poin
- 18
Assalamualaikum,
- saya mau bertanya apakah dalam islam diperbolehkan debat mengenai agama?
- apakah pembelaan agama islam diperbolehkan? dengan cara debat melalui forum di bawah?
- apakah forum ini berisi mengenai debat atau pelecehan agama http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/
- bagai mana cara dan etika debat yang baik dalam ajaran agama?
kk mohon bimbingannya yac.
-terimakasih-
-------------------------------------------------------------------------
ALLAH HUAKBAR... ALLAH HUAKBAR.. ALLAH HUAKBAR
Assalamu'alaikum
Akh Onzeir
berdebat dalam Islam boleh saja, banyak ulama terdahulu yang memenangkan debat dengan para Non-Muslim.
tapi debat tersebt bukan debat kusir. faktanya yang kita lihat di FA dan di dunia nyatapun, debat yang terjadi adalah debat kusir, yang saling mnjatuhkan, menghina, memaksakan kehendak, dan tidak sportif.
sedangkan dalam agama Islam, dalam Islam tidak diperbolehkan menghinan mencerca,tidak ada paksaan dalam beragama, dan kita tidak boleh memaksa seseolrang untuk menerima kebenaran dalam Islam
dan dalam Islam tidak ada paksaan dalam beragama, dan kita tidak boleh memaksa seseorang untuk menerima kebenaran dalam Islam, karena tugas kita yang sebenarnya hanyalah menyampaikan dan memberi peringatan, karena hidayah atangnya dari Allah dan urusan Allah SWT.
Dan jika Kami jadikannya (Al Qur'an) suatu bacaan (dalam bahasa) selain bahasa Arab, tentu mereka mengatakan : "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Qur'an) bahasa asing (sedang Rasulnya) adalah orang Arab? Katakanlah: "Al Qur'an adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbat, dan Al Qur'an suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu seperti orang-orang yang dipanggil dari tempat jauh". (S Fushshilat ayat 44)
dan apabila dikatakan kepada mereka, "ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab. "(tidak!) kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya)." padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apapun, dan tidak mendapat petunjuk.
dan perumpamaan bagi (penyeru) orang yang kafir adalah seperti (penggembala) yang meneriaki (binatang) yang tidak mendengar selain panggilan dan teriakan. (mereka) tuli, bisu, dan buta, maka mereka tidak mengerti. (QS Al-Baqarah : 170-171)
banyak diantara ahli kitab menginginkan sekiranya mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman, menjadi kafir kembali, karena rasa dengki dalam diri mereka, setelah kebenaran jelas bagi mereka. maka maafkanlah dan berlapang dadalah, sampai Allah memberi perinyah-Nya. sungguh, Allah mahakuasa atas segala sesuatu. (QS Al-Baqarah : 109)
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman. (QS Al-Baqarah : 6)
jazakumullah khairaan katsiraa