• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Inilah Indonesian Airlines

lah iya...
jangankan pesawat, kereta diesel, bus tuh barang bekas semua.... kereta & Bus biasanya dari jepang.........

apalagi pesawat............

sebenarnya,
bukan masalah SDA nya, tapi SDM nya......
percuma beli pesawat B-747 baru, tapi ga ada yang bisa milotin itu....
Sama aja kayak ngasih mobil ferari ke anak umur 8 tahun, ujung-ujung nabrak juga...

Weits.....
Jangan salahin Pilotnya....

Lu gak taw kan lulusan sekolah penerbang milik Garuda Indonesia banyak diincar oleh perusahaan penerbangan internasional??

Banyak koq para penerbang Indo yang sekarang kerja untuk perusahaan penerbangan Malaysia, Arab, Australia, Uhmmm...Trus negara apa lg yak??
(dulu pernah dibahas di Fenomena => filmnya transTV)

emang gw setuju sama pihak manajemennya yang mementingkan kekayaan diri sendiri.....Tiket murah, keselamatan penerbangan tidak terjamin.....Yang terjadi adalah seringnya terjadi keccelakaan pesawat di negeri kita tercinta ini....
 
btw
katanya pesawat bekas garuda itu di beli sama adam air,merpati,dsb
g denger2 sih /hmm

tapi yah bayangin aja namanya kalau pesawat bekas,gitu lah kualitasnya...
trss kualitas pelayanan juga ,kalo buruk yah orang jarang yg mau naek maskapai itu,otomatis pendapatan menurun....


masih bagus kalau tiket mahal pelayanan dan kualitas bagus,kalau tiket mahal sedangkan kualitas jelek dan pelayanan kurang memuaskan yah Cape Dee!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.