• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ini Jalur Pintas Banyuwangi - Jember, Juga Beberapa Rest Area

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Ada sejumlah jalur yang dilewati arus mudik dan balik di Kabupaten Banyuwangi. Jalur utara yang menghubungkan Banyuwangi - Situbondo, dan jalur selatan yang menghubungkan Jember - Banyuwangi.

Angkutan lebaran seperti bus antar kota dalam provinsi dan antara kota antar provinsi melewati dua jalur itu. Pemudik pemakai kendaraan pribadi, juga melewati dua jalur itu.

Selain itu ada juga jalur tengah atau jalur pintas yang menghubungkan Banyuwangi - Rogojampi - Parijatah - Genteng - Glenmore - Kalibaru - Jember.

Jalur ini lebih pendek jika dibandingkan jalur selatan yang dilewati bus AKAP dan AKDP. Demikian informasi yang dihimpun SURYA dari Satlantas Polres Banyuwangi, 5 Juli 2015.

Jalur utara yang menghubungkan Banyuwangi - Situbondo relatif bagus. Namun jalur ini rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Satlantas Banyuwangi menyebutkan sejumlah titik di jalur itu merupakan black spot, yakni titik di dekat Puskesmas Wongsorejo dan jalur antara Watu Dodol - Wongsorejo juga menjelang Taman Nasional Baluran.

Sedangkan jalur rawan kemcetan di jalur utara ada di Ketapang, sekitar Pelabuhan Ketapang.

Sedangkan di jalur selatan, kawasan yang rawan kemacetan ada di pasar Kecamatan Rogojampi dan pasar Kecamatan Genteng dan depan terminal lama Genteng.

Jalur rawan kecelakaan lalu lintas di kawasan selatan Banyuwangi ada di Desa Tulungrejo Kecamatan Glenmore yang berbatasan dengan Kecamatan Genteng. Kondisi jalur di jalur selatan juga relatif bagus.

Tetapi bagi anda pemudik pemakai kendaraan pribadi yang melewati jalur tengah atau pintas dari arah Rogojampi menuju Genteng sebaiknya berhati-hati karena kondisi jalan raya bergelombang dan sempit.

Dalam masa mudik dan balik, ada dua rest area yang disediakan oleh pemerintah setempat yakni di Jembatan Timbang Ketapang dan Jembatan Timbang Kalibaru. Polsek se-Kabupaten Banyuwangi juga mendirikan pos pantau yang bisa digunakan sebagai lokasi istirahat pemudik.

Khusus pos pemantauan arus mudik dan balik, Satlantas Polres Banyuwangi menyiapkan 9 pos antara lain di Pelabuhan Ketapang, Wongsorejo, Rogojampi, Genteng, dan Kalibaru.

Banyuwangi memiliki Pelabuhan Ketapang yang menghubungkan Jawa - Bali. Pemudik akan memadati pelabuhan itu semenjak H-7 lebaran (arus mudik) dan hingga H+7 (arus balik).

Arus mudik dan balik didominasi kendaraan roda dua.

2. Rest Area dan Pusat Oleh-Oleh

Selain rest area di Jembatan Timbang yang disediakan pemerintah, ada juga sejumlah rest area bagi para pemudik. Rest area ini juga bisa digunakan wisatawan yang melintasi Banyuwangi.

Di jalur utara mulai dari Situbondo - Pelabuhan Ketapang, ada sejumlah tempat yang bisa dijadikan lokasi istirahat. Lokasi istirahat itu antara lain menjadi satu dengan restoran, warung makan, dan tempat wisata.

Restoran yang menyediakan rest area antara lain Watu Dodol Restoran, dan restoran dekat Jembatan Timbang Ketapang, juga deretan warung di sekitar Pantai Watu Dodol. Rest area di kawasan itu menyediakan lokasi parkir, musala, toilet, juga aneka makanan yang dijual seperti seafood dan aneka minuman.

Tempat wisata yang menyediakan rest area di kawasan utara Banyuwangi adalah Grand Watudodol. Pantai yang berada di jalur mudik di Kecamatan Wongsorejo ini dilengkapi dengan warung-warung makan, lokasi parkir, musala dan toilet. Pemudik atau wisatawan dari arah Surabaya melalui Probolinggo dan Situbondo bisa melepas lelah di tempat itu.

Sedangkan di jalur selatan, atau di selatan kota Banyuwangi, ada Istana Gandrung yang bisa menjadi pilihan tempat istirahat (rest area).

Rest area yang berada di Jalan Raya Jember No 1 itu juga pusat penjualan oleh-oleh di Banyuwangi. Rest area ini menyediakan lokasi parkir, pilihan tempat duduk untuk bersantai, makan, dan minum, toilet, musala, juga tempat penjualan oleh-oleh.

Wisatawan dan pemudik bisa membeli aneka oleh-oleh khas Banyuwangi seperti kue Bagiak, Sale Pisang, dan juga Pia Gandrung, pia yang khusus dijual di Istana Gandrung. Istana Gandrung juga menyediakan batik khas Blambangan (Banyuwangi), baik dalam bentuk pakaian jadi dan lembaran kain. Tidak hanya yang khas dari Banyuwangi, Istana Gandrung juga dilengkapi aneka makanan dan camilan.

Wisatawan dan pemudik bisa juga menikmati makanan dari sejumlah konter penjual makanan dan minuman di tempat itu. Bagi anda wisatawan dan pemudik yang dari Bali menuju Jember, dan sebaliknya, akan melewati rest area ini.

Tidak hanya Istana Gandrung, di kawasan kota Banyuwangi juga tersebar toko pusat penjualan oleh-oleh, antara lain Pelangi Sari.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.