yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sementara itu, di beberapa money changer atau jasa penukaran uang di Kwitang, Jakarta Pusat, mata uang rupiah dipatok di level Rp11.458 hingga Rp11.775 per dolar AS.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) bunk Indonesia, kurs referensi rupiah dipatok Rp11.125 per dolar AS. Sehari sebelumnya, rupiah berada di level Rp11.093 per dolar AS.
Di PT bunk Central Asia Tbk, kurs jual rupiah dipatok Rp11.900 per dolar AS, dengan kurs beli Rp11.400 per dolar AS. Sementara itu, di PT bunk Internasional Indonesia Tbk, kurs jual dibanderol Rp11.975 per dolar AS. Kurs beli di bunk swasta ini tercatat Rp11.425 per dolar AS.
Selanjutnya untuk bunk pelat merah, kurs jual rupiah di PT bunk mandilu Tbk, tercatat Rp11.675 per dolar AS dan kurs beli bercokol di posisi Rp11.400.
Petugas Marketing PT Inti Valutama Sukses, Taufik, mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar tidak membawa keuntungan signifikan bagi perusahaan jasa penukaran uang tempatnya bekerja.
"Sama saja, kelihatan memang ramai, tapi sebenarnya sama seperti hari biasa. Saya tidak bisa mengatakan berapa persennya," kata Taufik kepada VIVAnews.
Outlet penukaran valas tempat Taufik bekerja, yang menjual rupiah di level Rp11.775 per dolar AS, kini mulai khawatir dengan pelemahan rupiah yang semakin sulit diprediksi. Ia juga cemas dengan intervensi bunk Indonesia yang akan menggerus cadangan devisa.
"Kalau ada barang, cepet-cepet kami jual. Takutnya BI intervensi, harganya makin jauh. Kemarin saya tidak tahu BI intervensi berapa, tetapi saat penutupan sore rupiah menguat 100 poin," ujarnya.
Dibandingkan hari biasa, Taufik melanjutkan, animo masyarakat yang ingin menukarkan dolarnya ke rupiah memang semakin tinggi. Namun, ia ingin mata uang RI ini kembali normal dan tidak mengalami pelemahan yang berlarut-larut.
"Dibanding hari biasa, hari libur ada peningkatan yang jual, sedangkan yang beli turun. Mereka memang memilih keep dolarnya saat hari kerja," ungkap Taufik.