• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ingin Tukar Dolar, Ini Kurs Rupiah di Pedagang Valas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
vmydF.jpg
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat semakin tidak dapat dihindari. Hingga Kamis siang, 5 September 2013, rupiah di pasar spot antarbank diperdagangkan di kisaran Rp11.675 hingga Rp11.975 per dolar AS.

Sementara itu, di beberapa money changer atau jasa penukaran uang di Kwitang, Jakarta Pusat, mata uang rupiah dipatok di level Rp11.458 hingga Rp11.775 per dolar AS.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) bunk Indonesia, kurs referensi rupiah dipatok Rp11.125 per dolar AS. Sehari sebelumnya, rupiah berada di level Rp11.093 per dolar AS.

Di PT bunk Central Asia Tbk, kurs jual rupiah dipatok Rp11.900 per dolar AS, dengan kurs beli Rp11.400 per dolar AS. Sementara itu, di PT bunk Internasional Indonesia Tbk, kurs jual dibanderol Rp11.975 per dolar AS. Kurs beli di bunk swasta ini tercatat Rp11.425 per dolar AS.

Selanjutnya untuk bunk pelat merah, kurs jual rupiah di PT bunk mandilu Tbk, tercatat Rp11.675 per dolar AS dan kurs beli bercokol di posisi Rp11.400.

Petugas Marketing PT Inti Valutama Sukses, Taufik, mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar tidak membawa keuntungan signifikan bagi perusahaan jasa penukaran uang tempatnya bekerja.

"Sama saja, kelihatan memang ramai, tapi sebenarnya sama seperti hari biasa. Saya tidak bisa mengatakan berapa persennya," kata Taufik kepada VIVAnews.

Outlet penukaran valas tempat Taufik bekerja, yang menjual rupiah di level Rp11.775 per dolar AS, kini mulai khawatir dengan pelemahan rupiah yang semakin sulit diprediksi. Ia juga cemas dengan intervensi bunk Indonesia yang akan menggerus cadangan devisa.

"Kalau ada barang, cepet-cepet kami jual. Takutnya BI intervensi, harganya makin jauh. Kemarin saya tidak tahu BI intervensi berapa, tetapi saat penutupan sore rupiah menguat 100 poin," ujarnya.

Dibandingkan hari biasa, Taufik melanjutkan, animo masyarakat yang ingin menukarkan dolarnya ke rupiah memang semakin tinggi. Namun, ia ingin mata uang RI ini kembali normal dan tidak mengalami pelemahan yang berlarut-larut.

"Dibanding hari biasa, hari libur ada peningkatan yang jual, sedangkan yang beli turun. Mereka memang memilih keep dolarnya saat hari kerja," ungkap Taufik.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.