Berita Indonesia Ingin Ekspor Lebih Banyak Batubara, Namun Pembeli Mengabaikan

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 12 Oct 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Newbie A

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    304
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Indonesia berencana untuk mengekspor lebih banyak batubara, namun tampaknya para pembeli mengabaikannya. Ekspor batubara Indonesia telah sedikit menurun pada bulan September, yang membuat Indonesia berencana meningkatkan produksi batubaranya di tahun 2018. Salah satu target pasar Indonesia adalah India, di mana Indonesia harus berjuang melawan negara-negara eksportir lain yang tampaknya akan menang di India.

    Oleh: Clyde Russell (Independent Online)

    Indonesia ingin mengekspor lebih banyak batubara untuk mendapatkan dolar Amerika Serikat (AS), guna menopang mata uangnya yang goyah, tetapi masalahnya adalah para pembeli tampaknya tidak mendengar pesan itu.

    Ekspor batubara Indonesia turun menjadi 24,8 juta ton pada bulan September, turun 12,4 persen dari 28,3 juta ton pada bulan Agustus, dan 10 persen dari 27,6 juta ton pada bulan yang sama pada tahun lalu, menurut data pelacakan kapal dan pelabuhan yang disusun oleh Refinitiv.

    Jika penurunannya belum cukup mengkhawatirkan, itu terjadi bahkan ketika harga batubara kelas bawah Indonesia berada pada diskon terbesar dibandingkan batubara termal Australia berkualitas lebih tinggi.

    Indonesia berencana untuk meningkatkan produksi batubara di tahun 2018 menjadi sekitar 507 juta ton, naik dari target sebelumnya sebesar 485 juta ton. Tujuannya adalah untuk mengonversi dolar AS tambahan dari penjualan bahan bakar ke dalam rupiah, yang telah turun sekitar 12 persen sepanjang tahun ini terhadap mata uang AS.

    Secara teori, para importir seharusnya tertarik untuk meningkatkan pembelian batubara Indonesia, karena diskon besar-besaran dibandingkan kargo Australia dapat mengompensasi nilai energi yang lebih rendah.

    Harga batubara termal di pelabuhan Newcastle Australia—yang dinilai oleh Argus Media—adalah $112,25 per ton dalam minggu ini, yang berakhir pada tanggal 5 Oktober.

    Batubara peringkat rendah Indonesia, dengan kandungan energi 4.200 kilokalori per kilogram (kkal/kg), berada di angka $38,88 per ton pada akhir minggu yang sama, menurut Argus.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG