Politik Hubungan Hilangnya Jurnalis Arab Saudi dan Aliansi Saudi-Israel

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 13 Oct 2018 at 10:45.

  1. politik

    politik IndoForum Newbie A

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    304
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Hilangnya jurnalis Saudi terkemuka Jamal Khashoggi disebut-sebut karena tulisan-tulisan Khasoggi yang dianggap mengkritik kerajaan Arab Saudi. Seorang akademisi dan kritikus jangka panjang rezim Saudi lainnya, As`ad AbuKhalil, kemudian menulis bahwa dia mencurigai adanya keterlibatan Israel. Dia menambahkan bahwa pemerintah selain Saudi mungkin terlibat, termasuk Mesir dan Israel.

    Oleh: Asa Winstanley (Middle East Monitor)

    Penculikan yang terang-terangan dan kemungkinan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi oleh Arab Saudi, adalah dakwaan yang sepenuhnya mengejutkan dari sebuah rezim yang tidak dapat ditembus. Khashoggi berjalan ke Kedutaan Besar Saudi di Turki minggu lalu untuk mendapatkan dokumentasi penyelesaian perceraiannya, tetapi dia belum juga kembali. Tunangannya menunggu di luar gedung kedutaan dengan sia-sia karena dia tak juga muncul.

    Sebagai seorang jurnalis Saudi, Khashoggi kemudian menjadi seorang pengkritik Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS), penguasa de facto Kerajaan Saudi. Dia menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai—dalam kata-kata Washington Post—”bagian dari pembentukan negara Arab Saudi, berlindung di lingkaran penguasa.”

    Mohammed Bin Salman adalah urutan pertama dalam antrean tahta, dan tampaknya mengirim sinyal bahwa tidak ada yang boleh menantangnya, bahkan dengan cara yang paling halus. Khashoggi adalah seorang pengkritik ringan, tidak menantang rezim Saudi dengan cara yang fundamental, atau mempertanyakan hak MbS untuk berkuasa. Times pada Rabu (10/10) meringkas bahwa kolom-kolom Khashoggi di Washington Post adalah “artikel yang cukup ringan pada aspek kebijakan Saudi.”

    Namun, sekarang jelas hal itu berlebihan bagi Bin Salman dan penguasa Saudi yang lain. Dalam istilah kekuasaan kasar, tampak seolah-olah Khashoggi mendukung pangeran yang lain.

    Kemarahan media arus utama yang dapat dibenarkan dan pemerintah Barat yang tidak berdaya terkait hilangnya Khashoggi, menutupi kebenaran yang lebih luas; ini hanya yang terbaru dalam daftar panjang contoh-contoh penindasan Saudi yang menargetkan para pembangkang dan kritikus.

    Menariknya, pada kesempatan ini juga terdapat pertanyaan yang ditanyakan tentang apakah Arab Saudi telah membantu dalam operasi melawan Khashoggi. Akademisi dan komentator sayap kiri Lebanon-Amerika As`ad AbuKhalil—seorang kritikus jangka panjang rezim Saudi, segera menulis bahwa dia mencurigai keterlibatan Israel. Dia menambahkan kemudian bahwa pemerintah selain Saudi terlibat, mungkin termasuk Mesir dan Israel.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG