Hindari 7 Makanan untuk Bayi Usia 6 Bulan Ini!

Discussion in 'Forum Kesehatan' started by Fin12, 6 Dec 2018 at 13:56.

  1. Fin12

    Fin12 IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    288603
    Joined:
    2 Jul 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Female
    [​IMG]

    Usia 6 bulan pada bayi adalah waktu yang sangat tepat untuk mengenalkannya makanan padat. Selain juga menyehatkan dan mampu membantu melengkapi nutrisi lainnya dari ASI, bayi dapat merasakan tekstur makanan pendamping ASI 6 bulan yang lebih beragam dibandingkan saat ia hanya minum ASI saja sebagai sumber nutrisinya.

    Pada usia 6 bulan, bayi akan menunjukkan ketertarikannya pada makanan-makanan yang dikonsumsi oleh orang-orang yang berada di sekitarnya. Maka dari itu, tidaklah mengherankan ketika sedang berada di meja makan atau bersantai di ruang tamu dan makan cemilan, si Kecil akan merentangkan kedua tangannya berusaha meraih apa yang sedang kita makan. Selain itu, perkembangan tubuhnya juga membantu si Kecil agar lebih siap dengan makanan padat.

    Namun ternyata tidak semua jenis makanan cocok sebagai MPASI bayi. Meskipun memang beberapa makanan ini dapat menyehatkan tubuh, makanan-makanan ini justru mempunyai dampak yang buruk pada bayi karena sistem pencernaan bayi tidak seperti sistem pencernaan orang dewasa. Maka dari itu, penting sekali untuk memperhatikan asupan nutrisi pada anak 6 bulan apa saja yang akan dikonsumsi agar tumbuh kembang si Kecil menjadi maksimal.

    Agar tidak salah memilih MPASI untuk si Kecil, berikut ini makanan-makanan yang harus dihindari sebagai makanan pendamping ASI 6 bulan!


    Madu

    Madu adalah salah satu bahan makanan alami. Selain rasanya yang manis dan disukai semua orang, madu juga mengandung segudang manfaat yang memang dapat menyehatkan tubuh. Namun, tidak untuk bayi 6 bulan.

    Madu terkadang mengandung bakteri yang dapat menghasilkan racun di usus bayi sehingga dapat menyebabkan penyakit yang serius bagi si Kecil. Tidak disarankan untuk memberikan madu pada bayi hingga ia berusia 1 tahun. Menghindari rasa manis yang ada pada madu juga dapat mencegah kerusakan gigi.

    Jus buah kemasan

    Buah memang menyehatkan bagi tubuh bayi sehingga sangat disarankan untuk memberikan buah pada bayi. Meskipun waktu menyiapkan buah untuk bayi nampaknya sangat tidak praktis, jangan mengganti asupan buah ini dengan jus buah kemasan pada bayi di 6 bulan pertamanya.

    Jus buah kemasan terkadang mengandung gula yang berlebih dan nutrisi yang ada tidaklah sebanyak buah aslinya. Beberapa buah dengan tingkat keasaman yang tinggi pada jus buah kemasan juga tidak cocok untuk perut bayi. Maka dari itu, sajikanlah buah dengan membuatnya sebagai puree dengan tekstur yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair.

    Gula dan permen

    Pada usia ini, bayi belum terlalu membutuhkan asupan gula. Dengan menghindari cemilan-cemilan dan minuman yang mengandung banyak gula, kerusakan pada giginya yang baru akan mulai bertumbuh juga akan terhindari. Sebagai gatinya, gunakan puree pisang yang sudah manis sebagai MPASI untuk si Kecil.

    Ikan

    Ikan mengadung banyak gizi yang sangat baik untuk bayi. Namun di sisi lain, ada bahaya merkuri yang sering mengancam hewan laut ini. Ikan seperti tuna, makerel, dan hiu yang terkenal banyak mengandung merkuri ada baiknya untuk dihindari sebagai makanan bayi karena dapat mempengaruhi perkembangan saraf bayi.

    Susu sapi atau susu kedelai

    Meskipun didampingi dengan MPASI, ASI tetap harus diberikan pada bayi. Setidaknya hingga si Kecil belum menginjak usia 1 tahun, jangan menggantinya dengan susu sapi atau susu kedelai. Protein yang terkandung dalam susu selain ASI akan sulit dicerna oleh perut si Kecil. Mineral yang terkandung di dalam suus sapi juga dapat melukai ginjal bayi.

    Telur

    Sebenarnya telur tidak akan berbahaya untuk bayi 6 bulan apabila ia dimasak dengan matang. Namun ada beberapa bayi yang mungkin merasa alergi pada telur justru akan timbul gejala berbahaya bagi mereka.

    Garam

    Sama halnya dengan gula, bayi belum membutuhkan banyak garam dan tidak sebaiknya mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Garam tidak baik untuk ginjal si Kecil. Apabila Bunda memasak makanan keluarga yang sama dengan apa yang akan diberikan untuk bayi juga, sebaiknya jangan berikan banyak garam dalam masakan itu.

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG