notia
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 8464
- Sejak
- 4 Nov 2006
- Pesan
- 8.004
- Nilai reaksi
- 474
- Poin
- 83
Subject: RE: Hati-hati . . . Just to remind you
Friends!
Hampir saja hari ini saya dan keluarga menjadi korban penipuan
dari seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Sekitar jam 10 pagi tadi, saya menerima telepon dr seseorang
yang mengaku Iptu Slamet dari Polres Bandung Tengah.
Dia menelepon HP saya dari nomor +622276001473 dan mengatakan bahwa diduga nomor HP saya telah digandakan dan dipergunakan oleh
seorang bandar narkoba yang sedang dalam target operasi mereka.
Saya diminta untuk me-nonaktifkan HP saya selama 1/2jam guna
membantu kepolisian untuk kepentingan investigasi.
Beruntung, pada saat menerima telepon tsb saya sedang didampingi
oleh salah seorang rekan kerja saya.
Mendengar percakapan yang sedang terjadi, rekan saya segera
mengingatkan bahwa itu adalah salah satu modus operandi penipuan,
dimana sang penipu akan segera menghubungi pihak keluarga kita di
rumah dan menceritakan bahwa kita sedang sekarat di rumah sakit.
Segera, saya menelepon istri saya dan ternyata HP-nya sedang sibuk
menerima panggilan. Saya segera menghubungi nomor HP lain miliknya
dan ternyata benar, dia sedang online dengan sang penipu.
Sambil menangis, dia menjawab panggilan telepon dari saya dan
tampak sangat terkejut mendengar suara saya.
Terdengar oleh saya, segera dia membentak sang penipu dan telepon
dengan sang penipu-pun segera terputus.
Ternyata istri saya telah ditelepon oleh seseorang yang mengaku
AKP Agus Wardojo dari Polres Bandung Tengah dan mengatakan bahwa
saya terkena musibah kecelakaan dan sekarang sedang sekarat di UGD
Lt. Dasar RS Al Islam, Bandung. ?Kaki suami anda patah dan luka
parah di kepala, silakan Ibu menghubungi dr. Ramli Hidayat di
92193617?? ujarnya.
Untung kami sekeluarga masih dilindungi oleh Yang Kuasa, sehingga
terhindar dari kejadian yang tak diinginkan.
Menurut beberapa rekan saya yang pernah mengalami kejadian serupa,
apabila saya betul-betul me-nonaktifkan HP saya, maka sang penipu
akan berusaha semaksimal mungkin agar istri saya semakin panik,
menghubungi sang dokter yang ternyata masih komplotannya juga dan
akhirnya dia pergi ke RS Al Islam. Inilah yang diharapkan oleh
sang penipu. Disinilah aksi mereka akan merajalela, ibarat masuk
ke perangkap. Suami Ibu butuh penanganan emergency, silakan
transfer dana ke . . . bla bla bla dan teman-teman bisa tebak
sendiri deh, gimana ending-nya kalo sdh begini.
Tolong informasikan hal ini kepada rekan dan anggota keluarga
Anda agar terhindar dr kejadian yang tidak diinginkan.
Ini adalah modus operandi lama yang kini nge-trend kembali.
Setelah diingat-ingat, beberapa waktu lalu saya sendiri sempat
menerima e-mail dr teman-teman saya yang kurang lebih modus
operandinya sama. Just to remind you! Be careful! In case it
happened to you . . . data mereka lengkap sekali!
------------------------------------------------------------





Friends!
Hampir saja hari ini saya dan keluarga menjadi korban penipuan
dari seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Sekitar jam 10 pagi tadi, saya menerima telepon dr seseorang
yang mengaku Iptu Slamet dari Polres Bandung Tengah.
Dia menelepon HP saya dari nomor +622276001473 dan mengatakan bahwa diduga nomor HP saya telah digandakan dan dipergunakan oleh
seorang bandar narkoba yang sedang dalam target operasi mereka.
Saya diminta untuk me-nonaktifkan HP saya selama 1/2jam guna
membantu kepolisian untuk kepentingan investigasi.
Beruntung, pada saat menerima telepon tsb saya sedang didampingi
oleh salah seorang rekan kerja saya.
Mendengar percakapan yang sedang terjadi, rekan saya segera
mengingatkan bahwa itu adalah salah satu modus operandi penipuan,
dimana sang penipu akan segera menghubungi pihak keluarga kita di
rumah dan menceritakan bahwa kita sedang sekarat di rumah sakit.
Segera, saya menelepon istri saya dan ternyata HP-nya sedang sibuk
menerima panggilan. Saya segera menghubungi nomor HP lain miliknya
dan ternyata benar, dia sedang online dengan sang penipu.
Sambil menangis, dia menjawab panggilan telepon dari saya dan
tampak sangat terkejut mendengar suara saya.
Terdengar oleh saya, segera dia membentak sang penipu dan telepon
dengan sang penipu-pun segera terputus.
Ternyata istri saya telah ditelepon oleh seseorang yang mengaku
AKP Agus Wardojo dari Polres Bandung Tengah dan mengatakan bahwa
saya terkena musibah kecelakaan dan sekarang sedang sekarat di UGD
Lt. Dasar RS Al Islam, Bandung. ?Kaki suami anda patah dan luka
parah di kepala, silakan Ibu menghubungi dr. Ramli Hidayat di
92193617?? ujarnya.
Untung kami sekeluarga masih dilindungi oleh Yang Kuasa, sehingga
terhindar dari kejadian yang tak diinginkan.
Menurut beberapa rekan saya yang pernah mengalami kejadian serupa,
apabila saya betul-betul me-nonaktifkan HP saya, maka sang penipu
akan berusaha semaksimal mungkin agar istri saya semakin panik,
menghubungi sang dokter yang ternyata masih komplotannya juga dan
akhirnya dia pergi ke RS Al Islam. Inilah yang diharapkan oleh
sang penipu. Disinilah aksi mereka akan merajalela, ibarat masuk
ke perangkap. Suami Ibu butuh penanganan emergency, silakan
transfer dana ke . . . bla bla bla dan teman-teman bisa tebak
sendiri deh, gimana ending-nya kalo sdh begini.
Tolong informasikan hal ini kepada rekan dan anggota keluarga
Anda agar terhindar dr kejadian yang tidak diinginkan.
Ini adalah modus operandi lama yang kini nge-trend kembali.
Setelah diingat-ingat, beberapa waktu lalu saya sendiri sempat
menerima e-mail dr teman-teman saya yang kurang lebih modus
operandinya sama. Just to remind you! Be careful! In case it
happened to you . . . data mereka lengkap sekali!
------------------------------------------------------------







