• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harapan

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Disaat susah. Disaat merasa ada yang salah. Disaat kekurangan. Ada tetap yang dinamakan harapan. Obama jadi harapan baru sekarang, tidak hanya di AS tapi juga di sini. DI Indonesia. Lihat sebdiri bagaimana sumringahnya presiden RI setelah Obama menang KO atas Chain.

Begitu juga dulu. Sewaktu orang-orang yang dizolimi rezim orde baru jadi presiden. Gus Dur, lalu Mega..... harapan segunung disematkan ke pundak mereka. Kemudian SBY, presiden pertama pilihan Rakyat Indonesia. Kalu mau dirunut lagi. Soekarno, Soeharto.... harapn demi harapan sebegitu besar.

Namun.... saat menyadari dan melihat sendiri, bahwa harapan tidak sama dengan kenyataan. bahwa setiap budget pasti ada varian. Kekecewaan yang muncul. Euforia kemenangan Obama, bagai magis dimana-mana.

Kulit hitam, muda, pernah sekolah di Indonesia.... apa lagi yang kita harapkan dari kenyataan ini? Obama ikut mengerling ke Indonesia? Atau dengan kata lain membantu menyelesaikan krisis? Tugas Obama yakinlah, jauh lebih susah dari pada itu.

Obama menanggung beban puncak sekarang. Setelah gegap gempita kemenangan. Akan ada yang disebut kenyataan. lantas apakah ini disebut pesimis? Bukan, namun berusaha untuk tidak selalu sangat berharap.

Tapi tentu saja dengan harapan, Obama bisa bekerja super keras untuk mempertahankan kepercayaan dunia kepadanya. Memberesi keuangan AS adalah pembianaan luar biasa berat untuk stabilnya keuangan dunia. prediksi para ahli ekonomi. Akhir tahun ini hanya permulaan dari krisis, krisis sebenarnya mari kita hadapai tahun depan.

Sebegitu besar kepercayaan kepada Obama.... saya pribadi takut ini bisa menjadi kebencian, kekecewaan yang sedemikian besar juga bila kelak dia gagal..... Masih ingat pada caci maki kepada atlet bulu tangkis yang gagal berlaga? Atau kepada PSSI yang ora sido muncul? Atau kepada Amien Rais yang katanya Bapak Reformasi?

Atau kepada Dumbledore.... untuk sesuatu yang lebih baik?.....

Harapan bisa memacu kita. Bekerja, berdoa, berdoa, bekerja.... Keberhasilan tentu saja itu yang diharapkan. Lalu apa lagi yang bisa diharapkan? bila misalnya cita-cita sudah tercapai? Sayangnya harapan manusia tak ada habisnya. Setelah menjangkau Bulan, manusia mencoba menjangkau Mars... begitu selanjutnya. Di atas langit ada langit. Walau Bu RT masih menjadi The Lord of The GRP here..... wekekekekeke.

Dan, harapan kita apa? Bisa besar seperti Bu RT.... khususnya untuk komunitas teramat kecil bila dibandingkan dengan koloni manusia di bumi, yaitu komunitas IF.

Terkadang, justru pada sosok yang seakan akan tiada harapan, muncul apa yang diharapkan. Frodo dan Samwise Gamgee.... bukan yang paling bijak dalam koloni Hobbit di Middle Earth. Masih banyak bangsa manusia atau peri yang jelas-jelas lebih layak untuk diberi kepercayaan untuk menghancurkan cincin utama di kawah Mordor....

Mengapa tidak Aragorn, laki-laki gagah perkasa yang bahkan sanggup membuat Arwen, elves yang Imortal tahluk kepadanya. Atau Legolas.... pemanah paling tangguh di Middle Earth. Atau Gandalf, karena dia termasuk tetua dan paling dihormati, bijak serta paling sakti. Atau Galadriel?....

Tapi yang terpilih justru Frodo.... Mahluk lemah kecil, dari golongan Hobbit. Yang bisa dengan bloon memilih Smeagol/Gollum untuk menemaninya dan mengusir Sam, abdinya tang taat.

Hampir tidak ada harapan, kalau terlalu kejam untuk mengatakan tidak ada sama sekali. Middle Earth ditangan Frodo....

Tapi kenyataan memperlihatkan sebaliknya..... Bahkan Boromir, putra mahkota stewart of Gondor, menunjukkan dia gagal memenuhi harapan orang lain. Sosok sosok terbaik kerap memperlihatkan kegagalan.

Dan Frodo, kesalahan dari pengemban harapan. Memperlihatkan dia berhasil. Dengan pergolakan bathing yang sungguh hebat. Nyaris gagal. Tapi dia berhasil. Cincin hancur.... Mordor kalah....

SBY adalah Frodo. Orang yang sudah memenangi pilpres periode lalu. Tugas selanjutnya adalah menjadi Aragorn, untuk memerintah dan mensejahterahkan Gondor.... Berhasilkan?

Obama juga Frodo.... sudah berhasil menyingkirkan Chain/Smeagol/Gollum. Kita lihat saja, apakah Obama akan tetap sebagai Frodo, yang akhirnya harus ke Grey Heaven karena ada luka-luka yang tidak pernah sembuh. Atau Obama bisa bertranformasi menjadi Aragorn.... Raja Gondor...?.....

Harapan tetap harapan. Pada mahluk sekecil dan selemah Hobbit pun, tetap ada harapan.
 
harapan tetap perlu tetapi dilengkapi dengan syarat lainnya Iman dan kasih, yang terutama adalah kasih
 
harapan ... semua orang punya harapan,
cuma harapan apa yang mereka inginkan, apakah sudah mencoba,
apakah sudah berkorban, apakah sudah berusaha ..... /gg /gg
 
di Medan ada nama Universitas, Universitas Harapan.... hehehehe
 
Harapan adalah keinginan manusia, ngak ada hubungannya dengan universitas bang...
 
Obama Tak Ubah Kebijakan untuk Indonesia

Kamis, 6 November 2008 | 15:46 WIB

JAKARTA, KAMIS - Terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru dinilai tidak akan mengubah kebijakan strategis negara adikuasa itu terhadap Indonesia. "Dalam satu tahun ke depan tidak akan ada perubahan kebijakan yang strategis dari AS terhadap Indonesia," kata pengamat ekonomi, Ichsanuddin Noorsy, di Jakarta, Kamis (6/11).

Menurut Ichsanuddin Noorsy, Obama akan terfokus pada pembenahan ekonomi dan politik dalam negeri Amerika Serikat sehingga dalam setahun ke depan tidak akan ada perubahan yang berarti bagi Indonesia. Bahkan, katanya, dalam konteks kebijakan luar negeri AS, banyak yang sebelumnya menilai apapun partai dan siapapun calon presiden di Indonesia yang menang, Indonesia akan tetap berada di bawah penetrasi AS.

"Maka perubahan kebijakan hanya mungkin muncul dari bunk Dunia, IMF, dan ADB," katanya. bunk Dunia dinilainya jelas sudah mengikat Indonesia dengan pinjaman siaganya senilai 2 milair dolar AS.

Sementara International Finance Corporation (IFC) sudah terlebih dahulu mengikat Indonesia dengan proyek-proyek infrastruktur. Oleh karena itu, bila Indonesia tidak membenahi diri dalam hal struktur produksi dan pasar domestik, maka Indonesia hanya akan sekadar menjadi "ekor" atas perekonomian global yang dipimpin AS.

Khusus tentang sikap AS terhadap Afganistan, Noorsy menilai Indonesia akan masuk dalam daftar konsentrasi AS memerangi terorisme. "Di sini Indonesia harus cerdas dan jeli dengan merumuskan secara bijaksana sekaligus tajam apa yang dimaksud terorisme," katanya.

"Seandainya terorisme justru muncul dari kebijakan ekonomi multilateral yang memaksakan sehingga perekonomian suatu negara selalu terancam ketidakpastian maka hal ini harus diwapadai sejak awal," katanya. "Dalam konteks ini Barack Obama telah menyebarluaskan faham bahwa nasionalisme itu sangat penting dan melindungi kepentingan nasionalisme adalah segala-galanya."
 
>:D< ... HOPE ... I will always hope for the best and ready for the worst ... ;)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.