Politik Hal yang Terburuk Bagi Rupee India Belum Berlalu

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 16 Sep 2018 at 10:37.

  1. politik

    politik IndoForum Newbie D

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    72
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Gender:
    Male
    Analis menempatkan sebagian akibat kejatuhan rupee adalah karena krisis global, dan ‘deklarasi perang dagang’ Donald Trump. Mereka juga mengatakan, rupee India belum lagi melewati masa-masa yang paling buruk. Nilai rupee dan ekonomi India akan terus tidak stabil jelang pemilihan umum tahun depan.

    Oleh: Zeenat Saberin (Al Jazeera)

    Rupee India, yang sudah jatuh lebih dari 12 persen tahun ini terhadap dolar Amerika, saat ini adalah mata uang dengan performa terburuk di Asia.

    Dolar Amerika yang kuat dan harga minyak yang tinggi, digabungkan dengan para investor yang meninggalkan pasar mata uang negara berkembang dan defisit neraca berjalan yang mencapai rekor tertinggi—ukuran perdagangan suatu negara ketika nilai impornya melebih nilai ekspor—terbukti menjadi gabungan yang beracun bagi rupee.

    Pada Rabu (12/9), rupee mencapai rekor terendahnya, 72,91 terhadap dolar Amerika.

    Penurunan ini telah memaksa kenaikan harga barang-barang impor, seperti produk petroleum, komoditas dan peralatan elekronik. Analis memperingatkan ‘yang terburuk belum lagi berlalu’.

    “India harus bersiap untuk pelemahan rupee lanjutan, karena adanya peningkatan inflasi lebih jauh. Kami memperkirakan, rupee akan mencapai nilai yang stabil di sekitar angka 75 (terhadap dolar Amerika),” ujar Hugo ERken, kepala ekonom di bank multinasional Belanda, RoboBank.

    Jumat larut malam, pemerintah India mengumumkan beberapa tindakan pengamanan, yang ditujukan untuk menahan kejatuhan rupee.

    Menteri Keuangan India Arun Jaitley mengatakan pada Juat, pemerintah berencana untuk memastikan pemangkasan impor ‘yang tidak penting’, mempermudah norma peminjaman luar negeri untuk sektor manufaktur, dan melonggarkan aturan bagi bank yang meningkatkan obligasi denominasi-rupee di luar negeri.

    Pengumuman ini didului oleh pertemuan peninjauan ekonomi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG