• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Habis Asap Terbitlah Sawit

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Ketika membaca berita tersebut, ane mengelus dada sambil geleng-geleng kepala. Gimana tidak? Disaat banyak orang yang sedang menderita akibat bencana asap pembakaran hutan, ee ga tahunya dipihak lain ada yang seenaknya saja dengan santainya menanam pohon sawit. Seolah tidak peduli dengan musibah yang terjadi, apa yang ada di dalam pikiran mereka hanyalah uang, uang dan uang saja. Kejadian itu seolah semakin menguatkan dugaan kalau hutan memang sengaja dibakar untuk membuka lahan baru. Berikut cuplikan beritanya:

"Habis Bakar Hutan Terbitlah Sawit"
Temuan bibit sawit baru ditanam di lahan terbakar di Kalimantan, Rabu (20/10/2015) (VIVA.co.id/Twitter @Sutopo Purwo Nugroho)

Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan masih belum menunjukkan perbaikan. Sejumlah titik api bermunculan dan melahirkan asap pekat menyelimuti sejumlah wilayah.

Uniknya, dari sejumlah lahan yang habis terbakar, kini bermunculan juga bibit sawit baru di lahan yang telah terbakar.

Tak diketahui siapa yang menanam. Namun indikasi kesengajaan pembakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan seolah terbukti dengan kemunculan pucuk-pucuk sawit baru tersebut.

Ini diakui oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.

Lewat akun Twitternya, Sutopo mengunggah sebuah lahan yang baru saja usai terbakar, namun kini sudah dipenuhi pucuk-pucuk sawit baru.

"Habis bakar terbitlah sawit," tulis Sutopo seperti dikutip Rabu, 21 Oktober 2015.
Lahan bekas kebakaran di Nyaru Menteng Palangkaraya sudah ditanami kelapa sawit. Habis bakar terbitlah sawit.

Diakui Sutopo, munculnya pucuk sawit baru tersebut justru ditemukan di kawasan konservasi orangutan yang terbakar.
Kawasan konservasi org hutan/arboretum Nyaru Menteng Palangkaraya terbakar. Jarak pandang 30 m pada 20-10-2015.



Netizen marah, lahan bekas kebakaran sudah ditanami kelapa sawit

Hingga saat ini kebakaran hutan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan masih terjadi. Termasuk di Nyaru Menteng Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Namun Sutopo Purwo, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan saat ini lahan bekas kebakaran sudah ditanami kelapa sawit.

"Lahan bekas kebakaran di Nyaru Menteng Palangkaraya sudah ditanami kelapa sawit. Habis bakar terbitlah sawit," kata Sutopo, Rabu (21/10) melalui akun Twitternya.

Netizen pun dibuat geram dengan kelakuan penanam pohon sawit ini. Banyak orang mengecam aksi penanam sawit yang diduga sebagai pihak yang terlibat dalam pembakaran hutan. "Selidiki dong pak siapa yang tanam sawit, berarti mereka itulah pelaku kebakaran, jangan mau enaknya sendiri, orang lain yang kena asap," kata akun @NurulDwiasih.

Foto unggahan Sutopo pun ramai disebarkan dan dikomentari. Salah satunya oleh akun @joko Intarto

"DUIT memang bisa membuat apa saja. Termasuk menumbuhkan pohon pada saat lahan dilaporkan terbakar dan asapnya menimbulkan gangguan saluran pernapasan puluhan, bahkan ratusan ribu orang. Inilah foto pohon ajaib yang bernama SAWIT itu. Hebatnya pohon ini, tumbuh pada saat kebakaran hutan terjadi. Pada saat semua orang tidak berani keluar rumah. Saat semua pelajar tidak berani masuk sekolah.

Saat itulah pohon ajaib itu mulai bersemi. Ketika asap perlahan pergi, si sawit sudah cukup tinggi. Republik ini memang tempat nyaman bagi gerombolan maling dan begundal. Ada yang menjadi pengusaha. Ada yang jadi aparat pemerintah. Politisi. Juga aparat keamanan. Mereka bergotong royong merampok tanah-tanah negara, hutan-hutan rakyat.

Layakkah asap kebakaran hutan disebut bencana nasional? Tidak. Asap itu hasil kejahatan lingkungan. Asap itu kesengajaan. Sebuah tindak pidana yang direncanakan. Bohong kalau pemerintah dan aparat keamanan sampai tidak bisa menangkap para pelakunya. Sawit itu tidak tumbuh sendiri. Menanam ribuan hektar juga tidak bisa selesai dalam sehari," tulis Joko.

Jika memang terbukti bahwa pihak si penanam bibit sawit adalah pelaku pembakaran hutan, maka mereka harus segera ditindak tuh...ane usulkan agar bibit yang sudah ditanam segera dicabut kembali dan kalau perlu bibitnya dibakar. Jika mereka terbukti bersalah, maka benar-benar dah...mereka sungguh tidak tahu diri dan tidak tahu malu. Bagaimana menurut gansis semua?

Penampakan dari Akun Pak Sutopo










 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.