• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jual Gudang Freelance: Menembus Batas Melintasi Waktu

lizamolly

IndoForum Newbie F
No. Urut
104901
Sejak
16 Sep 2010
Pesan
1
Nilai reaksi
0
Poin
1
Pernahkah kita terbayang, ada banyak bakat terpendam di luar kantong-kantong pusat perekonomian, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung? Mereka yang punya skill luar biasa dan dapat memanfaatkan keahlian yang dipunya tanpa harus datang ke metropolitan demi sekedar mengadu nasib yang tak pasti?

Pernahkah kita berpikir bahwa mereka di luar kota-kota besar ternyata mempunyai kemampuan setara atau bahkan melebihi apa yang dipunyai oleh penduduk kota besar?

Bayangkan, bakat-bakat itu harus membajiri ibu kota demi memperjuangkan nasibnya sendiri. Mereka harus bersaing ketat demi nasibnya, dan terlupa untuk "memakmurkan" kota-kota kecil dengan keahlian yang mereka punya, hanya demi memperjuangkan nasib mereka sendiri.

Seandainya bakat-bakat itu tetap ditempatnya, walaupun itu ada di kota kecil, terbayang akan pemerataan "kemakmuran" kota besar dan kecil lambat laun akan terjadi. Karena keahlian mereka pada akhirnya membuat perekonomian kota-kota kecil itu mengeliat.

Sayangnya, magnet kemakmuran secara individu masih tampak menjanjikan di kota-kota besar. Karena peluang kerja yang mungkin lebih banyak untuk menampung bakat mereka. Entah itu kemampuan mendesain, menulis, program komputer, ataupun jasa lainnya.

Seandainya saja, mereka tetap mampu mendapatkan pekerjaan sesuai dengan skill mereka, tanpa harus keluar dari kota mereka, tentu itu bisa membuat mereka bisa mendapatkan penghasilan sekaligus membantu kotanya menggeliatkan perekonomian kota asal.

Tetapi bagaimana?

Jawabannya mungkin ada pada http://www.gudangfreelance.com

Di sana, bakat-bakat besar bisa saling mendapatkan sebuat project sesuai dengan keahlian mereka. Saling mempromosikan keahlian mereka kepada para buyer, orang yang mempunyai sebuah proyek yang harus digarap oleh para freelancer. Seperti sebuah lelang kecil, memberikan kemampuan terbaik mereka dengan harga yang kompetitif.

Jika itu terjadi, maka sebuah pekerjaan tidak harus membuat para pemilik proyek, dalam hal ini buyer, duduk satu meja ataupun ada dalam satu kota dengan para pekerjanya, dalam hal ini freelancer. Mereka, si pekerja, dibayar sesuai dengan pekerjaan yang sudah mereka selesaikan. Tidak perlu harus setiap hari setor muka, yang dinilai adalah hasil pekerjaannya.

Dan ketika mereka sudah saling berinteraksi, maka http://www.gudangfreelance.com menciptakan peluang kerja tanpa perlu lagi mempertanyakan keharusan seseorang datang ke kota-kota besar. Akhirnya kegiatan jasa ini dapat menembus batas dan melintasi waktu. Membuat segalanya makin efisien, fleksibel, mudah, dan aman.

Lihatlah, suatu waktu, akan terjadi pemerataan dan keseimbangan yang signifikan bagi orang-orang penduduk kota besar maupun kota kecil.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.