AD5356QU
IndoForum Beginner C
- No. Urut
- 281096
- Sejak
- 27 Mei 2013
- Pesan
- 794
- Nilai reaksi
- 9
- Poin
- 18
1. Selalu berakselerasi dengan lembut, tak perlu terburu-buru nge-gas.
2. Gunakan putaran mesin serendah mungkin untuk transmisi manual, atau segera pindahkan ke gigi lebih tinggi jika putaran mesin sudah tinggi.
3. Usahakan menjaga kecepatan konstan selama mungkin. Konstan pada putaran rendah akan mengurangi penggunaan rem setelah berakselerasi. Dengan ini, tidak banyak energi yang terbuang.
4. Sebagai tolok ukur, semakin sedikit menggunakan rem, konsumsi bahan bakar semakin hemat, meski hal ini tidak berlaku 100 persen.
2. Gunakan putaran mesin serendah mungkin untuk transmisi manual, atau segera pindahkan ke gigi lebih tinggi jika putaran mesin sudah tinggi.
3. Usahakan menjaga kecepatan konstan selama mungkin. Konstan pada putaran rendah akan mengurangi penggunaan rem setelah berakselerasi. Dengan ini, tidak banyak energi yang terbuang.
4. Sebagai tolok ukur, semakin sedikit menggunakan rem, konsumsi bahan bakar semakin hemat, meski hal ini tidak berlaku 100 persen.
Walau demikian, cara berkendara di atas menurut Jari tidak akan maksimal atau bahkan menyiksa jika tidak didukung kinerja mesin yang efisien. ”Misalnya, amat sulit menggunakan putaran mesin rendah jika torsi mesin di putaran rendah begitu lemah. Atau untuk motor dengan CVT (matik), tidak mungkin menggunakan putaran mesin rendah jika perbandingan CVT tidak mendukung,” paparnya.
Nah, jika cara tersebut dirasa sebagai ”penyiksaan”, bisa gunakan teknik dengan memaksimalkan kerja mesin dan transmisi. Efisiensi bukan berarti mengurangi kemampuan mesin, melainkan justru meningkatkannya. Jika kinerja mesin oke, eco-riding bisa dilakukan dengan mudah dan santai.
Lantas, bagaimana membuat sepeda motor irit tapi kemampuan mesin makin oke? Tunggu artikel lanjutannya.