T!T!~ch@/\/
IndoForum Banned
- No. Urut
- 1035
- Sejak
- 11 Mei 2006
- Pesan
- 21.523
- Nilai reaksi
- 1.324
- Poin
- 113
Penyelidikan NASA menunjukkan bahwa sebuah Planetoid atau asteroid yang diberi nama 2003 YN107 berputar di sekitar bumi secara spiral. Ia memiliki diameter hanya 20 meter, terlalu kecil hingga sulit diamati dengan mata telanjang. Perancang riset obyek perigeum (Titik lintas bulan, satelit dsb yang terdekat dari bumi) di laboratorium pendorong jet, NASA yakni Paul Chodas menuturkan, “Sejak 1999, 2003 YN107 sudah didekat bumi dan terus berputar di perigeum secara spiral. Karena ukuran asteroid ini terlalu kecil tidak akan menjadi ancaman bagi bumi”.
Tidak seperti asteroid yang banyak disekeliling Bumi, mereka hanya lewat melintas ketika mendekati bumi. Namun asteroid 2003 YN107 sejak kemunculannya terus tinggal di dekat bumi, dan menjadi bulan kedua-nya bumi. Asteroid seperti 2003 YN107 ini disebut “planet yang beredar bersama bumi”, yang mengorbit bersama bumi, mengelilingi matahari. Saat berputar di sekitar bumi dalam bentuk spiral. Chodas menandaskan, bahwa 2003 YN107 tidak mendapat dampak gravitasi bumi, seperti bulan bumi lainnya.
Saat ini, sudah diketahui ada 4 asteroid sejenis yakni 2003 YN107, 2002 AA29, 2004 GU9 dan 2001 GO2. Diperkirakan mungkin akan bertambah banyak, dan menurut Chodas bahwa seiring dengan kepekaan ukur asteroid, astronom akan dapat mengamati lebih banyak asteroid perigeum. Di antara ke -4 asteroid ini hanya 2003 YN107 dan 2004 GU9 yang jaraknya paling dekat dengan Bumi. Diameter 2004 GU adalah 200 meter, sudah beredar selama 500 tahun lamanya di sekitar bumi.
Saat ini, peneliti semakin lebih memperhatikan kondisi pergerakan 2003 YN107, yang perlahan-lahan meninggalkan bumi. Orbit pergerakan planet ini tidak simetris. Menurut hasil pengamatan pada 10 Juni 2006 lalu menunjukkan, bahwa jarak planet tersebut dengan bumi sejauh 3,4 juta km, lebih dekat daripada orbit sebelumnya. Gravitasi atau gaya berat bumi akan menggunakan sebuah gaya reaksi pada 2003 YN107, agar ia bergerak ke arah yang meninggalkan bumi. Namun, 60 tahun yang akan datang ia akan kembali mendekati bumi.

Asteroid berputar di sekitar bumi secara spiral, garis titik-titik warna biru adalah garis edar bumi, titik kuning adalah matahari, dan garis titik-titik warna hijau adalah garis edar planetoid yang mengelilingi bumi.
Tidak seperti asteroid yang banyak disekeliling Bumi, mereka hanya lewat melintas ketika mendekati bumi. Namun asteroid 2003 YN107 sejak kemunculannya terus tinggal di dekat bumi, dan menjadi bulan kedua-nya bumi. Asteroid seperti 2003 YN107 ini disebut “planet yang beredar bersama bumi”, yang mengorbit bersama bumi, mengelilingi matahari. Saat berputar di sekitar bumi dalam bentuk spiral. Chodas menandaskan, bahwa 2003 YN107 tidak mendapat dampak gravitasi bumi, seperti bulan bumi lainnya.
Saat ini, sudah diketahui ada 4 asteroid sejenis yakni 2003 YN107, 2002 AA29, 2004 GU9 dan 2001 GO2. Diperkirakan mungkin akan bertambah banyak, dan menurut Chodas bahwa seiring dengan kepekaan ukur asteroid, astronom akan dapat mengamati lebih banyak asteroid perigeum. Di antara ke -4 asteroid ini hanya 2003 YN107 dan 2004 GU9 yang jaraknya paling dekat dengan Bumi. Diameter 2004 GU adalah 200 meter, sudah beredar selama 500 tahun lamanya di sekitar bumi.
Saat ini, peneliti semakin lebih memperhatikan kondisi pergerakan 2003 YN107, yang perlahan-lahan meninggalkan bumi. Orbit pergerakan planet ini tidak simetris. Menurut hasil pengamatan pada 10 Juni 2006 lalu menunjukkan, bahwa jarak planet tersebut dengan bumi sejauh 3,4 juta km, lebih dekat daripada orbit sebelumnya. Gravitasi atau gaya berat bumi akan menggunakan sebuah gaya reaksi pada 2003 YN107, agar ia bergerak ke arah yang meninggalkan bumi. Namun, 60 tahun yang akan datang ia akan kembali mendekati bumi.

Asteroid berputar di sekitar bumi secara spiral, garis titik-titik warna biru adalah garis edar bumi, titik kuning adalah matahari, dan garis titik-titik warna hijau adalah garis edar planetoid yang mengelilingi bumi.