• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Di Balik Tragedi Ratusan Korban Nyawa di Kanjuruhan ....

Angela

IndoForum Addict B
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
32.159
Nilai reaksi
6
Poin
0
Masih ramai tentang tragedi di Stadion Kanjuruhan. Baca komentar-komentar di kaskus ini, terlihat ada beberapa kubu. Atau setidaknya ada dua kubu yg saling adu argumen.

Di Balik Tragedi Ratusan Korban Nyawa di Kanjuruhan ....

Gbr diambil dr cnnindonesia​

Di Balik Tragedi Ratusan Korban Nyawa di Kanjuruhan ....

Gbr diambil dr liputan6​

Kubu yg membela polisi, dengan menunjukkan fakta bahwa terpicunya tragedi ini, diawali oleh supporter Arema yg turun ke lapangan, usai Arema kalah dari Persebaya.

Kubu kedua, adalah mereka yg menyalahkan polisi karena polisi menembakkan gas air mata ke arah penonton & mengakibatkan korban nyawa yg akbar jumlahnya.


Ada juga komentar-komentar lain yg menyalahkan seluruh sistem persepak bolaan di Indonesia, bahkan nyerempet ke sistem pemerintahan, dst.

----------

Sebelum lanjut ke opini TS pribadi, sebenarnya banyak yg lupa dengan sejarah Aremania (Singo Edan) yg awalnya memang sering meresahkan masyarakat Malang sendiri. Seingat TS, jaman TS masih SMA dulu, kalau ada yg namanya Arema mengadakan pertandingan, jalan-jalan jadi ikutan sepi. Kuatir kalau Arema kalah & supporternya ngamuk.

Tapi di sekitar tahun 2000an, terjadi perubahan. Bahkan di tahun 2006, Aremania sempat memenangkan penghargaan sebagai supporter paling kreatif. Di masa-masa itu, supporter Persebaya masih lekat dengan label boneknya. Aremania justru lebih dahulu mulai berhasil meraih simpati dari masyarakat.

Entah sejak kapan, citra yg positif itu mulai dinodai oleh supporter-supporter Arema. Mungkin oleh generasi yg lebih muda. Sempat di awal-awal tahun ini, ada insiden sekolah sepak bola Aji Santoso jadi target vandalisme oleh supporter Aremania.
Di Balik Tragedi Ratusan Korban Nyawa di Kanjuruhan ....

Gbr diambil dr bola.okezone.com​

Dari sini saja, sepertinya dapat dilihat kalau benih-benih perusak itu sudah mulai muncul di tubuh Aremania. Atau mungkin tanda-tandanya sudah mulai muncul lebih lama lagi? Entahlah, TS sudah lama tidak mengikuti persepak bolaan dalam negeri.

----------

Terus, apa opini pribadi TS dalam hal ini?

Opini TS itu pertama-tama, coba kalau semua pihak mau belajar dari sejarahnya Aremania di atas. Kapan & bagaimana Aremania di masa-masa itu, tiba-tiba dapat berubah dari kelompok supporter yg diketahui ganas & perusuh, mengubah citranya jadi kelompok supporter yg kreatif & loyalitasnya tinggi, tetapi tidak menakutkan?

Menurut TS ada beberapa faktor yg menyebabkan itu dapat terjadi :
1. Supporter Arema di masa itu (setelah terkena sanksi dari PSSI), mau introspeksi diri. Mereka bukan menunjuk ke pihak-pihak di luar, "Ini salah si A, ini salah PSSI, ini salah blablabla."

Yang mereka pikirkan, "Apa yg dapat kita lakukan, supaya citra Aremania jadi baik?"

2. Kemauan untuk berubah itu timbul dari dalam "diri" mereka sendiri.

3. Mereka (para Aremania di masa itu), saling koreksi & saling mengingatkan. Kebetulan kalau ga salah, adalah pentolan-pentolannya yg masih digugu oleh para supporter di masa itu. Mungkin sosok-sosok seperti itu yg sekarang hilang.

----------

Semoga saja semua pihak yg terkait dengan tragedi ini, dapat belajar dari Aremania di masa itu. Berhenti menuding ke pihak lain & fokus introspeksi ke diri sendiri. Masing-masing membenahi dirinya sendiri, karena jelas masing-masing punya kontribusi kepada jatuhnya ratusan korban di Kanjuruhan.



Sumber berita:
1. https://www.cnnindonesia.com/nasiona...nek-tak-nonton
2. https://www.liputan6.com/news/read/5...a-vs-persebaya
3. https://bola.okezone.com/read/2022/0...o-jadi-sasaran
4. https://jatim.inews.id/berita/profil...kanjuruhan/all Hari ini 16:18
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.