• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Cium anjing bikin sehat? Ini buktinya!

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Selain kucing, anjing menjadi pilihan hewan yang paling banyak dipelihara pada saat ini. Ekspresi mereka yang lucu ditambah dengan bulu-bulu lembut membuat mereka menjadi hewan peliharaan yang menggemaskan.

Sebagai pemilik, tak jarang selain membelai dan memeluk, Anda pun sering mencium mereka. Banyak yang bilang bahwa mencium anjing mampu mentransfer bakteri berbahaya yang ada di dalam liur anjing. Sehingga Anda bisa sakit karenanya. Namun sebuah penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk menemukan fakta yang unik. Penelitian dari University of Arizona ini menjelaskan bahwa bakteri yang ada di dalam liur anjing justru baik untuk kesehatan pencernaan.

"Di dalam sistem pencernaan manusia terdapat lebih dari 500 jenis bakteri baik yang baik maupun yang buruk," ujar Dr Kim Kelly, peneliti dari University of San Diego. "Kami sendiri menemukan bahwa beberapa jenis bakteri yang hidup di dalam tubuh anjing mampu mendorong pertumbuhan mikroorganisme positif di dalam tubuh manusia dan bahkan memiliki sifat seperti bakteri probiotik. Selain mampu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan, mikroorganisme ini juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh termasuk mengurangi risiko penyakit asma dan alergi," lanjutnya.

Dalam penelitian ini, para peneliti meneliti kehidupan mereka yang memelihara anjing selama 3 bulan. Mereka kemudian mengevaluasi bakteri usus, tingkat aktivitas fisik, dan sistem kekebalan tubuh para pemelihara anjing. Hasilnya terjadi perubahan positif dalam kesehatan sistem pencernaan mereka yang memelihara anjing. Para peneliti juga menemukan bahwa kesehatan mental dan emosional mereka yang memelihara anjing lebih meningkat dibandingkan dengan mereka yang tidak memelihara.

Penelitian ini sendiri memang sedikit kontroversial. Selebihnya, terserah pada Anda sendiri apakah Anda setuju atau tidak.
 

Amanda

IndoForum Beginner C
No. Urut
122162
Sejak
12 Mar 2011
Pesan
806
Nilai reaksi
30
Poin
28
mungkin klo anjingnya anjing rumahan gitu gpp kali, tp klo anjingnya liar di jalan-jalan gitu serem juga bakterinya :-SS
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.