goesdun
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 32661
- Sejak
- 7 Feb 2008
- Pesan
- 3.024
- Nilai reaksi
- 66
- Poin
- 48
Mendongeng atau bercerita ternyata amat besar manfaatnya buat si kecil. Melalui kegiatan itu, imajinasi anak akan tumbuh, sekaligus membangun hati nurani anak. Nasihat pun dapat disisipkan oleh orangtua dalam dongeng. Dongeng juga dapat mempererat hubungan anak dan orangtua, karena terjadi interaksi yang begitu intens. Tidak perlu harus selalu di malam hari. Siang atau sore pun, bisa. Tentu saja, pilih waktu yang tepat.
Kegiatan bercerita sudah bisa dimulai ketika anak berusia 6 bulan. Meskipun pada saat itu, anak belum sepenuhnya mengerti yang dikatakan oleh orangtua ketika bercerita. Namun, anak dapat belajar memahami dari ekspresi orangtua. Memilih cerita juga salah satu faktor yang penting. Lebih baik sesuaikan dengan usia si kecil.
Anak usia 0-2 tahun, umumnya belum bisa berfantasi oleh karena keterbatasan bahasa mereka. Jika orangtua memilih bercerita dengan bantuan buku, cari buku dengan sedikit teks, tetapi sarat gambar. Anggaplah buku itu sebagai bagian dari mainan dan hiburan.
Untuk anak usia 2-4 tahun sebagai usia pembentukan. Banyak sekali konsep baru yang harus si kecil pelajari di masa ini. Si kecil sangat suka mempelajari manusia dan kehidupan. Itulah sebabnya mereka suka sekali meniru tingkah laku orang dewasa. Biasanya diungkapkan lewat main tamu-tamuan, dokter-dokteran, dan lainnya.
Selain itu, orangtua juga bisa menceritakan perihal karakter-karakter binatang yang disesuaikan dengan keseharian anak. Anak usia itu sudah pandai berfantasi, yang puncaknya usia 4 tahun.
Kemudian, untuk anak usia 4-7 tahun, orangtua dapat memperkenalkan si kecil dongeng-dongeng yang lebih kompleks. Mereka juga sudah mulai menyukai cerita-cerita tentang terjadinya suatu benda dan bagaimana cara kerja sesuatu. Inilah kesempatan orangtua untuk mendorong minat anak.
Mari sayangi dan cintai anak-anak kita dengan mendongeng. Interaksi yang penuh kasih sayang selama mendongeng akan terjalin indah dan membekas begitu dalam di sanubari anak. Itu semua akan menjadi modal bagi kebahagiaan mereka pada masa depan mereka.
Rosi Sugiarto
Pondok TK Al Firdaus BSB Jatisari Mijen Semarang
Kegiatan bercerita sudah bisa dimulai ketika anak berusia 6 bulan. Meskipun pada saat itu, anak belum sepenuhnya mengerti yang dikatakan oleh orangtua ketika bercerita. Namun, anak dapat belajar memahami dari ekspresi orangtua. Memilih cerita juga salah satu faktor yang penting. Lebih baik sesuaikan dengan usia si kecil.
Anak usia 0-2 tahun, umumnya belum bisa berfantasi oleh karena keterbatasan bahasa mereka. Jika orangtua memilih bercerita dengan bantuan buku, cari buku dengan sedikit teks, tetapi sarat gambar. Anggaplah buku itu sebagai bagian dari mainan dan hiburan.
Untuk anak usia 2-4 tahun sebagai usia pembentukan. Banyak sekali konsep baru yang harus si kecil pelajari di masa ini. Si kecil sangat suka mempelajari manusia dan kehidupan. Itulah sebabnya mereka suka sekali meniru tingkah laku orang dewasa. Biasanya diungkapkan lewat main tamu-tamuan, dokter-dokteran, dan lainnya.
Selain itu, orangtua juga bisa menceritakan perihal karakter-karakter binatang yang disesuaikan dengan keseharian anak. Anak usia itu sudah pandai berfantasi, yang puncaknya usia 4 tahun.
Kemudian, untuk anak usia 4-7 tahun, orangtua dapat memperkenalkan si kecil dongeng-dongeng yang lebih kompleks. Mereka juga sudah mulai menyukai cerita-cerita tentang terjadinya suatu benda dan bagaimana cara kerja sesuatu. Inilah kesempatan orangtua untuk mendorong minat anak.
Mari sayangi dan cintai anak-anak kita dengan mendongeng. Interaksi yang penuh kasih sayang selama mendongeng akan terjalin indah dan membekas begitu dalam di sanubari anak. Itu semua akan menjadi modal bagi kebahagiaan mereka pada masa depan mereka.
Rosi Sugiarto
Pondok TK Al Firdaus BSB Jatisari Mijen Semarang