• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Cegah Krisis, RI Berguru ke Konsultan Asing

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
FA9rz.jpg
Indonesia melalui Kementerian Keuangan menggandeng Toronto Center, sebuah lembaga konsultan sistem keuangan dunia guna melakukan simulasi sistem protokol manajemen krisis atau Crisis Management Protocol (CMP). Pembaruan sistem ini sebagai alat antisipasi menjalarnya krisis ekonomi yang tengah melanda dunia.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, pihaknya dengan Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) telah mengadakan pertemuan dengan Toronto Center untuk mengujicoba ketahanan CMP Indonesia terhadap krisis global saat ini.

"Simulasi di semua institusi di dalam FKSSK dan di berbagai tingkatan untuk meyakinkan CMP ini bisa efektif," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Jumat 8 Juni 2012.

Agus optimistis, langkah simulasi ditambah dengan upaya memperkuat koordinasi di tingkat institusi-institusi keuangan di lembaga FKSSK, akan membuat Indonesia mampu menghadapi krisis dengan baik.

"Saya senang dengan persiapan Indonesia dan saya ajak terus waspada terhadap ekonomi dunia," tambahnya.

Pemerintah juga berharap, upaya penyelesaian krisis di Yunani yang menjadi inti krisis Eropa, akan menemukan jalan yang terbaik. Harapannya, dampak negatif dari krisis tersebut terhadap kawasan lain di dunia bisa segera berkurang.

Kendati yakin dengan sistem peringatan dini Indonesia lewat CMP, takkan mengurangi prinsip kehati-hatian yang dipegang pemerintah. "17 Juni pemilu di Yunani. 18 Juni, pertemuan G-20, itu pasti ada gejolak. Kalau ada sesuatu yang baru di Eropa, kami harus persiapkan diri dengan baik," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengungkapkan, selain dengan Toronto Center, pemerintah juga bekerja sama dengan lembaga konsultan lainnya. Hal tersebut dilakukan guna menemukan format terbaik CMP yang akan diterapkan di Indonesia.
Dikutip dari laman torontocenter.org, lembaga konsultan keuangan ini mengaku telah melatih lebih dari 3.000 regulator keuangan di lebih 170 negara dunia. Lembaga yang didirikan pada 1998 ini mengklaim telah mendapatkan dukungan dari pemerintah Kanada, bunk Dunia, dan Schulich School of Business.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.