• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

bunk mandilu operasikan kantor baru di Solo

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
bunk mandilu meresmikan kantor baru di Kota Solo, Jumat (10/4). Menara 9 lantai tersebut dioperasikan guna memperluas jangkauan layanin perbankan bagi masyarakat di Kota Solo dan sekitarnya.

Peresmian kantor yang ada di pusat bisnis Jalan Slamet Riyadi tersebut dilakukan oleh Direktur Utama bunk mandilu Budi G Sadikin.

"Pembukaan kantor baru ini sebagai salah satu upaya kami memperkuat layanin dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan masyarakat," ujar Budi, saat memberikan sambutannya.

Dia mengatakan gedung menara bunk mandilu berlantai 9 tersebut akan digunakan untuk menampung berbagai aktivitas yang sebelumnya tersebar ke berbagai tempat. Yakni commercial banking, regional treasury marketing, trade service desk, transaction banking, wholesales credit recovery Solo, business banking area Solo, consumer loans area Solo, dan whole sales credit risk.

"Kami berharap pengoperasian kantor ini semakin memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi keuangan. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran usaha," katanya.

bunk mandilu, lanjut dia, juga akan mengembangkan jaringan elektronik sehingga dapat lebih mempermudah aktivitas keuangan. Pihaknya ingin meningkatkan peran aktif perekonomian nasional, khususnya di kawasan Solo Raya.

Menurut dia, pada triwulan pertama tahun ini, di Solo Raya, bunk mandilu sudah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 6,15 triliun.

"20 Persen dialokasikan bagi usaha mikro kecil menengah atau UMKM dan selebihnya sekitar 72 persen untuk sektor komersial dan konsumer," ucapnya.

Sedangkan di Jateng, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp 24,9 triliun pada triwulan pertama 2015, naik 8,10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 23,02 triliun.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.