• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Buku SBY juga Ada di Tangerang dan Garut

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. hendladi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
1129144p.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hanya di sekolah-sekolah SMP di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, saja terjadi pembagian buku-buku seri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Diam-diam, buku itu ternyata juga dibagikan di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kabar tersebut dibongkar oleh Serikat Guru Tangerang melalui Divisi Monitoring Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan. ICW sendiri saat ini sudah memegang satu dari beberapa buku seri Presiden SBY yang dibagikan itu.

"Ternyata memang sudah dibagikan di sekolah di Tangerang. Ada beberapa buku, tapi saya hanya ambil satu untuk contoh saja," kata Ade kepada Kompas.com, Selasa (1/2/2011).

Salah satu buku yang berjudul "Peduli Kemiskinan" itu, tutur Ade, diberi cap danang alokasi khusus (DAK) Pendidikan 2010 Kabupaten Tangerang untuk tingkat SMP. Buku-buku tersebut banyak yang masih disimpan kardus.

"Desas-desusnya tidak jadi diturunkan atau malah ditarik, karena mungkin sudah rame duluan sejak terbongkar di Tegal," ujarnya.

"Mereka (dinas pendidikan) sepertinya diam-diam membagikan buku itu. Karena masuk DAK 2010, kemungkinan buku ini disebarkan antara Desember 2010 sampai Januari 2011," imbuh Ade.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 buku seri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang beredar di sejumlah SMP di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tidak akan ditarik. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, tidak ada prosedur dan mekanisme yang dilanggar dalam pengadaan buku-buku tersebut.

"Buku itu bukan buku terlarang. Apa sekarang juga masih zaman tarik-menarik sebuah buku? Kalau siswa boleh membaca buku tentang presiden-presiden negara lain, masa mereka tak boleh membaca buku tentang presidennya sendiri?" kata Nuh, dalam siaran pers, seusai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Senin (31/1/2011) kemarin.
 
Hemmm..ada hal positif dan negatif yang bisa diambil kok dari buku tersebut. Banyak asumsi dari Masyarakat yang menegatifkan pembagian buku tersebut, bisa diasumsikan cara politiknya beliau tapi dilain hal diasumsikan bermanfaat. Penuh Pro dan Kontra :)

Well tinggal kita saja yang menyikapinya secara bijak :)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.