• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Buku Panduan Bunuh Diri

bojongkenyod

IndoForum Senior D
No. Urut
77756
Sejak
13 Agt 2009
Pesan
4.463
Nilai reaksi
215
Poin
63
s.jpg

Cover Bukunya


Di Jepang memang sudah dikenal sejak dahulu cara mengakhiri hidup dengan niat dan tindakan sendiri yang dikenal sebagai Harakiri. Bahkan tindakan bunuh diri ini kerap dilakukan para ksatria Jepang jaman dahulu. Namun apa yang terjadi kini di negara super canggih ini?


Wataru Tsurumi, penulis buku Panduan Lengkap Bunuh Diri di Jepang kembali muncul ke hadapan publik. Menurutnya, pemerintah Jepang mulai menangani masalah yang sejak dulu tak mendapat perhatian.



Editor majalah itu sempat menghebohkan Jepang saat meluncurkan bukunya 1993 lalu. "Saya membongkar tabu di masyarakat Jepang," cetus pria berusia 42 tahun tersebut.


Dalam bukunya, Tsurumi menulis cara-cara untuk bunuh diri. Mulai dari menggunakan obat, memotong urat nadi, hingga menggunakan gas karbon monoksida.


Jepang merupakan negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia bersama dengan Rusia dan Hungaria. Lebih dari 30.000 penduduknya bunuh diri selama delapan tahun berturut-turut.




Menurut Tsurumi, bunuh diri tidak salah karena menunjukkan kebebasan individu. Apalagi, sejak lama Jepang sudah mengenal bunuh diri untuk menjaga kehormatan atau dikenal sebagai harakiri.


Tsurumi muncul kembali setelah parlemen Jepang mengesahkan aturan yang mewajibkan pemerintah atau majikan membuat laporan pencegahan bunuh diri serta bekerjasama menjaga kesehatan mental para pegawainya. "Saat pemerintah mulai memperketat kontrol, saya akan bicara semakin keras. Kita berhak memilih apa yang kita inginkan dalam hidup," tegasnya.


Dalam menghadapi tingginya angka bunuh diri, Tsurumi punya cara pandang berbeda. "Orang-orang selalu mempertanyakan mengapa mereka bunuh diri? tidak akan ada jawaban untuk ini. Sekarang mengapa kita tidak bertanya kenapa kita tidak boleh membunuh diri kita sendiri? Kenapa kita harus tetap hidup?," katanya.


Menurut Tsurumi, bunuh diri lebih banyak disebabkan kehidupan yang membosankan. Pekerjaan dan masalah yang sama yang dihadapi tiap hari. "Tantangan terbesar dalam hidup adalah bagaimana tetap hidup setiap hari tanpa merasa hampa," ujarnya seraya tersenyum sinis.


"Masyarakat negara ini selalu berfikir negatif jika harus masuk kedalam kelas sosial yang lebih rendah atau dianggap tidak bekerka keras."






Meski mendukung bunuh diri, Tsurumi menentang bunuh diri berkelompok yang marak di Jepang. Sekelompok orang yang bertemu di internet membuat janji untuk bunuh diri bersama. "Kamu harus membuat keputusan sendiri untuk hidupmu," tegasnya.


Karena itu, saat ada yang memintanya nasehat, Tsurumi hanya menjawab singkat. "Pikir sendiri," katanya.


Pria berambut gondrong itu menegaskan, sebenarnya dia ingin pembaca bukunya tetap hidup. Karena dia ingin pembaca menjadikan bukunya sebagai jalan terakhir bagi orang yang hidupnya tertekan.


Seperti yang ditulis dalam halaman depan bukunya. "Teman saya pengangguran, tapi selalu hidup dengan senang. Meski demikian, dia selalu membawa kapsul obat yang mematikan, namanya Angel Dust. Dia bilang akan mengkonsumsi obat itu kalau tidak kuat dengan tekanan dalam hidup."


Buku ini jelas bukan bacaan yang direkomendasikan untuk umum. Semoga juga tidak beredar di Indonesia. Isi buku ini benar-benar bisa mengajarkan orang untuk mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup.


Pandangan yang picik tentang kehidupan. Bukankah ada kehidupan yang kekal setelah kematian jasmani kita? Jadi jalan pintas untuk mengakhiri hidup lewat cara bunuh diri justeru akan membawa manusia tersebut ke dalam penderitaan yang tak berkesudahan

maap klo repost... delete aja.... /sry




source : http://www.sayakasihtahu.com/2010/01/buku-panduan-bunuh-diri.html


btw, ni klo muncul di perpus gada yg balikin dong yah?
 
Orang udah dikasih nyawa malah mau dihilangin /swt, orang yang bunuh diri berarti orang yang tidak berpikiran panjang /gg.
 
^

di jepang lebih baik harakiri dari pada pulang tanpa kemenangan ( kalau saat bertempur )
 
Tau om2, Q ada keturunan jepang juga /swt...

BTT...
Ini buku paduan bunuh diri ada versi indonya gak ya?, jadi pengen baca /ho.

Lagipula setelah jaman shogun bukannya budaya harakiri sudah berkurang? /hmm, jadi inget "ketika kau tidak bisa menyerah, kau bisa mati".
 
^
berkurang bukan berarti habis tante. . ( you called us "om" I gave you "tante" )

seru juga tuh kalau ada indonya, buat mengisi waktu luang ( asal jangan baca saad depresi aja /swt)
 
Kenapa justru baru beredarnya sesudah berkurang ya? /hmm, terus angel dust itu obat apa tuh?.
 
Harakiri itu cara bunuh diri samurai kan ya, klo gak salah pas jaman tokugawa semua samurai dimusnahkan. /hmm
 
budaya jepang ya........
dari dulu udah begitu.........
 
wahhhh wahhh
bukan hanya orang ga berpikiran panjang tapi jg orang yg hanya pny negatif thingking doank.
apapun masalah yg kita hadapi, klo kita brusaha slalu berpikir positif, maka pasti ada jalan keluarnya dah.
 
Apa tidak ada cara lain selain bunuh diri ya?, sampai bisa-bisanya bawa obat berbahaya seperti itu kemana-mana /swt.
 
wah, Jepang...

Maju secara "Ilmu Pengetahuan"...

tapi mundur secara "Moral".../swt
 
Hmm, gw udah pernah dengar sih kalo ada buku panduan bunuh diri, ternyata dari jepang yah....
 
^ Pernah mau bunuh diri makanya tahu ya? /gg.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.