• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

BUDDHA - sebuah Novel - Deepak Chopra

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Sebelumnya saya mengakui ini sebagai ide pribadi. Mungkin Threat ini bisa dijadikan sarana bagi kita teman-teman sedharma untuk saling berbagi informasi mengenai Buddhistme. Dengan penekanan pada Informasi, bukan untuk berdebat atau sekedar memberikan komen. Jadi, seperti kejadian sebelumnya di IndoForum mengenai close untuk threat info mengenai meditasi Tantrayana. Kayanya Threat seperti ini sudah mulai dibutuhkan oleh kita disini.

Saya Mulai Yang Pertama:

BUDDHA - Sebuah Novel (Deepak Chopra)
Ini sebuah buku yang baru saya jumpai di Gramedia, terbitan Gramedia juga. Karangan novelis beken Deepak Chopra. Isi novel dibagi 2, bagian pertama mengenai Kehidupan Sidharta Gautama sebelum memutuskan hidup menjadi pertapa, dan Bagian kedua tentang Buddha Gautama.

Buku ini menjadi menarik bagi saya, karena menggambarkan kehidupan yang sangat manusiawi dari Sidharta Gautama. Alur cerita juga diset sangat apik, memanjakan logika berpikir dari kacamata umat manusia biasa. Sangat jauh dari mithos dan sangat menekankan tekad pribadi dari Sidharta Gautama sendiri dalam mencari pencerahan.

Novel ini dikategorikan sebagai sebuah Novel Dewasa. Berikut kutipan ringkasan cerita di sampul belakang:

Pangeran muda yang terperangkap dalam kerajaan dan mendambakan hidup di luar istana. Sendirian dan menghadapi iblisnya sendiri, Pangeran Siddharta memutuskan menjadi pertapa dengan meninggalkan istana dan gelas bangsawannya. Hingga akhirnya dia berhasil mencapai pencerahan dengan menaklukkan hawa nafsu dunia yang menguasai tubuh dan pikirannya berkat tekad keras.

Kita mengenal Buddha sebagai tokoh yang damai dan tenang, namun kisah hidupnya penuh dengan cerita cita, seks, pembunuhan, kehilangan, perjuangan dan penyerahan diri. Dari dunia material yang penuh hasrat keinginan hingga puncak spritual tertinggi. Buddha memberi inspirasi dan menuntun kita lebih dekat menuju pemahaman hidup dan diri kita sendiri.

Novel ini berkisah tentang perjalanan seorang pangeran yang menjadi pertapa hingga mencapai pencerahan. Perjalanan Siddharta menjadi Buddha mengubah dunia selamanya, dan kebenaran yang diungkapkan melalui ajaran-ajarannya tetap mempengaruhi manusia sejak ratusan tahun sebelum masehi hingga sekarang.


----------------------------------------------

Semoga bermanfaat. Saya pribadi sangat menyukai novel ini. Saya sudah baca dan semakin saya baca, semakin saya bisa merasakan beratnya beban mental pikiran seorang manusia biasa yang punya tekad demikian kuat hingga mencari pencerahannya sendiri. Dilain sisi, manfaat yang sangat besar saya rasakan, buku ini lebih sakti dari buku manajemen manapun. Tekad yang kuat serta kemauan yang keras, kunci keberhasilan. Terserah kita menerapkannya, dalam usaha kah? bisniskah? bersosialkah? atau dalam kehidupan spritual sekalipun.

Terima kasih
 
FYI...
Novel tersebut bisa dibilang Da Vinci Code nya Buddhisme :D
 
Belum pernah baca siih, jadi blum bisa comment.

Tapi kalau saya pribadi recommend-nya adalah "old path White Clouds"-nya Thich Nhat Hanh
atau "the Light of Asia"-nya Edwin Arnold.

..
Yang dua ini adalah karya klasik.

Ouh ya... masih ada satu lagi yang sangat versi pandangan seorang Dr. Ambedkar: "The Buddha and his Dhamma."
FYI, Dr Ambedkar adalah penulis konstitusi-nya India.
 
@atas: Buddha (karangan Deepak) itu hanya sebuah novel... tapi saya tidak tahu apa Deepak itu mengarangnya hanya dengan imajinasinya saja atau memang ada fakta2 lain seperti Da Vinci Code.

Saya sendiri blum prnah baca sih, baru denger2 kata orang aja :D
 
@Wei.
Tiga yang lain juga demikian kok dengan versinya masing-masing.

Thich Nhat Hanh menuliskannya dengan gaya yang terindah yang pernah saya baca. Luar biasa, sangat mengalir ... ditulis dari perspektif seorang anak gembala yang masuk ke dalam kehidupan kebhikuan.

Light of Asia, ditulis oleh seorang Edwin Arnold yang penuh dengan penelitaian yang sangat mendalam. setiap bagiannya adalah berdasarkan riset terhadap sutta. ini karya ilmiah.

The Buddha and His Dhamma adalah karya Posthumously dari "Babasaheb" Ambedkar.

Dr. B.R. Ambedkar, bagi saya dan banyak rekan yang mungkin sependapat adalah the Bodhisattva of India.
Dr. Ambedkar adalah seorang Dalit, the untouchable, yang berasal dari kasta hindu yang terendah, bukan hanya yang terendah, tetapi yang di luar kasta, yang tidak masuk hitungan lagi.

Diskriminasi terhadap Dalit (Gandhi menyebutnya sebagai Harijan) adalah terlalu parah. Mereka tidak boleh beribadah bersama yang lain, tidak boleh minum air dari sumber sumur yang sama, tidak boleh bersinggungan dengan yang lain, sangat menyedihkan.

Ambedkar sangat cerdas, dan kemudian bekeja kepada raja Baroda (di Gujarat pada peta geo-politik sekarang) dan disekolahkan ke Inggris, sbg magistrate, seorang ahli hukum.
Sepulangnya dari Inggris, India (gandhi, Nehru, Aurobindo, Jinnah, Neta, Tilak, dll) yang tengah mempersiapkan kemerdekaan India meminta Ambedkar untuk menulis konstitusi India.

Ambedkar menulis konstitusi dengan banyak membela/menaikkan harkat kaumnya...
melakukan perjuangan hukum maupun politis, namun dengan waktu berlalu, perubahan nasib kaum dalit terlalu lambat...

setelah merenungkannya untuk jangka waktu yang sangat panjang,
di Nagpur oktober 1956, Ambedkar mengumpulkan 500.000 kaumnya, menyatakan masuk Buddhis, berlindung kepada Tri ratna, dan mengucapkan 22 ikrar-nya.
500.000 oranmg mengikutinya.
India tidak beruntung, sesudah menuliskan bagian terakhir manuskripnya "Buddha or KarlMax" Ambedkar meninggal pada Dec 1956.

kaumnya kehilkangan pelita, kehilangan pemimpin besar, sementara tugas dhamma belum diselesaikan.
Kini oleh kaumnya, "The Buddha and his Dhamma" adalah buku suci, dianggap mengalahkan sutta/sutra apapun...
Dan Buddhism belum sepenuhnya bangkit kembali di India.

Jadi "The Buddha and His Dhamma" adalah Budhisme dari sudut pandang seorang Ambedkar.

demikianlah... salam.


.
 
Sangat jauh dari The Da Vinci Code. Yang ini hanya menggambarkan Buddha sebagai seoarang manusia yang sangat manusiawi. Yang seperti juga manusia kebanyakan harus berjuang dengan diri sendiri, menyadari diri sendiri. Kadang naif, kadang lembut, bahkan kadang pernah juga culas (sewaktu belum mencapai Buddha) hingga akhirnya berhasil membebaskan diri menjadi Buddha. Sebuah proses yang sangat panjang.

Yang justru memberi gambaran jelas dari imajinasi pengarangnya, bahwa menjadi Buddha itu bisa terjadi pada manusia mana saja, asal dengan tekad, pengorbanan dan usaha yang benar-benar total. Jalan tengah.... Bukan pemberian karena sudah diramalkan. Ramalan hanya embel-embel belaka, lebih kepada pribadi untuk berusaha mencapainya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.