• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Budaya asing yg menggiurkan

Angela

IndoForum Junior E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
1.583
Nilai reaksi
0
Poin
0
Beberapa dekade terakhir masyarakat Indonesia khususnya para remaja sudah di gandrungi oleh budaya pop korea atau yg sering disebut dengan k-pop. Gandrungnya para remaya Indonesia akan budaya k-pop bukanlah tanpa sebab, laki-laki berparas ganteng dengan body proporsional & perempuan berparas cantik nan sexy Ditambah dengan kemampun menari modern (dance) serta pandai menyanyi jadi daya tarik bagi generasi muda Indonesia.

Secara historis sebenarnya tentang kegandrungan masyrakat Indonesia kepada budaya luar dapat di lacak dari zaman ke 4 Masehi. Hal ini tercatat pada prasasti yupa yg di temukan di Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti tersebut berhuruf pallawa dengan bahasa sansekerta. Jika ditelusuri bahasa tersebut berasal dari India. Maka dapat disimpulkan bahwa budaya asing perdana yg masuk ke Indnonesia & berhasil di catat adalah budaya yg berasal dari India.

Masyarakat Indonesia yg sejak awal sudah memiliki budaya tidak menolak datangnya budaya asing tersebut. Bahkan dapat dikatakan terjadi akulturasi yg kuat antara budaya India dengan budaya lokal Indonesia. Akulturasi tersebut menciptakan sebuah budaya yg baru serta unik, artinya budaya tersebut memiliki ciri khas. Sebagai contoh adalah berdirinya bangunan suci seperti candi Bodobudur, Prambanan, Sambi Sari yg merupakan bangunan keagamaan miliki umat Hindu & Buddha yg ada di Indonesia. Akulturasi yg terjadi tidak cuma pada bangunan keagamaan namun juga mencakup seni pertunjukan, seni musik serta banyak lagi.

Pada zaman ke-12 Masehi masuklah budaya & agama baru ke wilayah Indonesia yg dapat dikatakan berbeda dengan budaya dari India. Budaya Islam yg di bawah dari tanah Arab & masyarakat berpenduduk muslim lainya juga mengerjakan akulturasi dengan budaya yg sudah berkembang di Indonesia. Catatan sejarah yg ada banyak yg menyebutkan bahwa ketika budaya & agama Islam masuk Ke wilayah Indonesia mendapatkan perlakuan yg sama dengan budaya India ketika perdana kali masuk.

Budaya & agama Islam yg baru masuk tersebut bakan sanggup jadi mayoritas serta mendominasi kebudayaan di Indonesia. Kebudayaan Islam sanggup berkembang pesat karena mengerjakan akulturasi dengan budaya yg sudah ada & menciptakan budayanya sendiri. Sebagai contoh seni wayang dengan cerita epos Ramayana & Mahabarata di gubah sedemikian rupa hingga sanggup merepesentasikan Islam. Akulturasi tidak berhenti pada seni namun juga bangungan keagamaan, sebagai contoh adalah masjid agung kudus dimana menaranya seperti bangunan candi serta atap masjid yg berbentuk tumpang.

Begitu masuk masa kemerdekaan di era 1950-1960 budaya eropa khususnya komik jadi trend, keunikanya sebagai gambar yg bercerita banyak di gandrungi oleh para remaja banhkan orang dewasa sekalipun. Bahkan para komikus Indonesia banyak yg mengerjakan plagiasi kepada komik eropa & amerika yg sedang jadi trend di kalangan pembacanya. Plagiasi yg dilakukan tidak semata-mata mengikuti 100% komik luar tersebut, mungkin lebih tepatnya meng-Indonesia-kan komik tersebut supaya sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia. Sebut saja komik sri asih dari R.A. Kosasih yg terinspirasi dari komik wonder women amerika, dengan suntuhan tangan R.A Kosasih wonder women di gubah sedemikan rupa seperti menpakai pakain kemben berkebaya sehingga mencerminakan budaya masyarakat Indonesia khususnya Jawa.

Bukan suatu yg baru lagi kalau bangsa Indonesia sering tertarik dengan budaya luar, karena memang sudah sejak dulu masyarakat Indonesia sering tertarik dengan budaya asing. Bahkan menjadikan budaya asing tersebut sebagai budayanya sendiri dengan sentuhan-sentuahan yg khas. Maka ketika saat ini ada budaya yg masuk ke Indonesia & digandrungi oleh sebagaian kalangan anak muda bukanlah suatu yg mengherankan. namun yg jadi menarik bangsa Indonesia sering mengalkulturasi budaya baru yg mereka dapat dengan budaya yg sudah mengakar dengan kehidupanya. Walau tak jarang budaya lokal sering hilang digantikan dengan budaya yg baru diperoleh.

Sebagai catatan keharapan seorang untuk mempelajari budaya asing tidak harus ditentang atau di bully. Hal tersebut merupakan sebuah kewajaran, mengingat naluri manusia yg sering harap tahu & memiliki rasa penasaran yg tinggi akan suatu hal baru & belum di ketahui.

Hari ini 09:56
 

Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Hubungi kami untuk memulai.
 URL Pendek:

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG

Atas.