• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berkat Melimpah Disaat Kekeringan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. effie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

effie

IndoForum Staff Personnel
No. Urut
601
Sejak
17 Apr 2006
Pesan
8.576
Nilai reaksi
353
Poin
83
Kejadian 26:1-33
Hari ini kita akan belajar Firman Tuhan dengan tema: ”Berkat Melimpah Disaat Kekeringan.” Bagaimana kita bisa mengalami berkat melimpah disaat kekeringan?

I. Hidup dalam pimpinan Tuhan.
a. Ishak adalah seorang yang hidup dalam pimpinan Tuhan (Ayat 2-6).

b. Kalau kita hidup dalam pimpinan Tuhan, kita akan mendapat petunjuk dari Tuhan. Dan kalau petunjuk dari Tuhan itu kita lakukan maka akan membuat kita mengalami banyak anugerah Tuhan bahkan membuat kita mengalami berkat melimpah disaat kekeringan.

c. Contoh-contoh: Yusuf, orang Majus, Simon Petrus, dll.

II. Menabur di saat kekeringan.
a. Ayat 12-13 Karena Ishak menabur maka ia bisa menuai, kalau Ishak tidak pernah menabur maka juga tidak akan pernah bisa menuai.

b. Menabur disini bisa punya arti berjuang.

 Sekalipun sedang musim kemarau, Ishak tetap berjuang.

 Kesulitan justru mendorong kita berjuang lebih sungguh-sungguh, yaitu:
- Berpikir lebih sungguh-sungguh. Contoh: sumber energy alternative: angin, air, ethanol, dll, surya.

- Bekerja lebih sungguh-sungguh.

- Contoh: Indonesia – Jepang/Singapore, anak orang kaya – anak orang miskin, lagu Koes Plus, dll.

c. Menabur disini juga bisa punya arti mengeluarkan untuk yang mendatangkan hasil.

Ada pengeluaran yang bisa mendatangkan hasil dalam hidup kita.
- Menabur untuk kebutuhan usaha.

- Menabur di ladang Tuhan.

- Menabur untuk biaya sekolah/belajar.

Ada pengeluaran yang tidak menghasilkan apa-apa dalam hidup kita. Contoh pemborosan dalam hal:
- Transportasi: pergi tanpa tujuan, pergi berkali-kali hanya untuk membeli sedikit barang, dll.

- Handphone: terlalu banyak, terlalu sering ganti, terlalu lama bicara, dll.

- Lampu/AC: sudah terang, ruangan tidak dipakai, terlalu dingin, dll.

- Kertas: yang masih bisa dipakai jangan dibuang, dll.

- Lift: hanya naik satu lantai pakai tangga saja, dll.

- Air: meluber, bocor, air minum, dll.

III. Suka mengalah untuk kebaikan.
a. Keberhasilan sering menimbulkan kecemburuan (Ayat 14-16).

b. Mengalah akan menghindari masalah (Ayat 17-22).

c. Mengalah demi kebaikan akan mendatangkan berkat Tuhan. Contoh :
Yusuf tidak membalas dendam pada saudaranya.
Abraham mengalah pada Lot ( Kejadian 13:14 ).
Ibu yang mengalah saat mengajukan perkaranya kepada Salomo.

d. Kita harus menjadi orang yang suka damai, suka kerukunan, suka mengalah, asal tidak melanggar Firman Tuhan.

IV. Mengandalkan Tuhan.
a. Ishak membangun mezbah dan memanggil nama Tuhan, artinya ia mengandalkan Tuhan (Ayat 23-25).

b. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka kita akan disertai dan diberkati oleh Tuhan sehingga orang lain akan menyadari dan datang untuk berdamai (Ayat 26-31).

c. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka sekalipun musim kemarau dan orang lain iri kepada kita, kita tetap akan memiliki sumber anugerah yang berkelimpahan (Ayat 32-33).

d. Janganlah kita takut dengan keadaan apapun, tetapi biarlah kita mengandalkan Tuhan yang berjanji menyertai dan memberkati kita.

V. Mempercayai Tuhan ingin membuat kekeringan menjadi kelimpahan bagi orang yang mengasihi-NYA.
a. Jaman Abraham (Kej 12:10; 13:1-2).

b. Jaman Ishak (Kej 26:12-13).

c. Jaman Yusuf (Kej 47:4-6).

d. Krisis yang terjadi pada bangsa kita.

Marilah kita melakukan 4 hal ini, sehingga kita mengalami berkat melimpah disaat kekeringan.
 
III. Suka mengalah untuk kebaikan.
a. Keberhasilan sering menimbulkan kecemburuan (Ayat 14-16).

b. Mengalah akan menghindari masalah (Ayat 17-22).

c. Mengalah demi kebaikan akan mendatangkan berkat Tuhan. Contoh :
Yusuf tidak membalas dendam pada saudaranya.
Abraham mengalah pada Lot ( Kejadian 13:14 ).
Ibu yang mengalah saat mengajukan perkaranya kepada Salomo.

d. Kita harus menjadi orang yang suka damai, suka kerukunan, suka mengalah, asal tidak melanggar Firman Tuhan.

IV. Mengandalkan Tuhan.
a. Ishak membangun mezbah dan memanggil nama Tuhan, artinya ia mengandalkan Tuhan (Ayat 23-25).

b. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka kita akan disertai dan diberkati oleh Tuhan sehingga orang lain akan menyadari dan datang untuk berdamai (Ayat 26-31).

c. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka sekalipun musim kemarau dan orang lain iri kepada kita, kita tetap akan memiliki sumber anugerah yang berkelimpahan (Ayat 32-33).

d. Janganlah kita takut dengan keadaan apapun, tetapi biarlah kita mengandalkan Tuhan yang berjanji menyertai dan memberkati kita.

kayanya aku harus banyak belajar untuk seperti diatas, aku harus belajar mengalah dan berserah ma Tuhan /ok /ok

/no1
 
Kejadian 26:1-33
Hari ini kita akan belajar Firman Tuhan dengan tema: ”Berkat Melimpah Disaat Kekeringan.” Bagaimana kita bisa mengalami berkat melimpah disaat kekeringan?

I. Hidup dalam pimpinan Tuhan.
a. Ishak adalah seorang yang hidup dalam pimpinan Tuhan (Ayat 2-6).

b. Kalau kita hidup dalam pimpinan Tuhan, kita akan mendapat petunjuk dari Tuhan. Dan kalau petunjuk dari Tuhan itu kita lakukan maka akan membuat kita mengalami banyak anugerah Tuhan bahkan membuat kita mengalami berkat melimpah disaat kekeringan.

c. Contoh-contoh: Yusuf, orang Majus, Simon Petrus, dll.

II. Menabur di saat kekeringan.
a. Ayat 12-13 Karena Ishak menabur maka ia bisa menuai, kalau Ishak tidak pernah menabur maka juga tidak akan pernah bisa menuai.

b. Menabur disini bisa punya arti berjuang.

 Sekalipun sedang musim kemarau, Ishak tetap berjuang.

 Kesulitan justru mendorong kita berjuang lebih sungguh-sungguh, yaitu:
- Berpikir lebih sungguh-sungguh. Contoh: sumber energy alternative: angin, air, ethanol, dll, surya.

- Bekerja lebih sungguh-sungguh.

- Contoh: Indonesia – Jepang/Singapore, anak orang kaya – anak orang miskin, lagu Koes Plus, dll.

c. Menabur disini juga bisa punya arti mengeluarkan untuk yang mendatangkan hasil.

Ada pengeluaran yang bisa mendatangkan hasil dalam hidup kita.
- Menabur untuk kebutuhan usaha.

- Menabur di ladang Tuhan.

- Menabur untuk biaya sekolah/belajar.

Ada pengeluaran yang tidak menghasilkan apa-apa dalam hidup kita. Contoh pemborosan dalam hal:
- Transportasi: pergi tanpa tujuan, pergi berkali-kali hanya untuk membeli sedikit barang, dll.

- Handphone: terlalu banyak, terlalu sering ganti, terlalu lama bicara, dll.

- Lampu/AC: sudah terang, ruangan tidak dipakai, terlalu dingin, dll.

- Kertas: yang masih bisa dipakai jangan dibuang, dll.

- Lift: hanya naik satu lantai pakai tangga saja, dll.

- Air: meluber, bocor, air minum, dll.

III. Suka mengalah untuk kebaikan.
a. Keberhasilan sering menimbulkan kecemburuan (Ayat 14-16).

b. Mengalah akan menghindari masalah (Ayat 17-22).

c. Mengalah demi kebaikan akan mendatangkan berkat Tuhan. Contoh :
Yusuf tidak membalas dendam pada saudaranya.
Abraham mengalah pada Lot ( Kejadian 13:14 ).
Ibu yang mengalah saat mengajukan perkaranya kepada Salomo.

d. Kita harus menjadi orang yang suka damai, suka kerukunan, suka mengalah, asal tidak melanggar Firman Tuhan.

IV. Mengandalkan Tuhan.
a. Ishak membangun mezbah dan memanggil nama Tuhan, artinya ia mengandalkan Tuhan (Ayat 23-25).

b. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka kita akan disertai dan diberkati oleh Tuhan sehingga orang lain akan menyadari dan datang untuk berdamai (Ayat 26-31).

c. Kalau kita mengandalkan Tuhan, maka sekalipun musim kemarau dan orang lain iri kepada kita, kita tetap akan memiliki sumber anugerah yang berkelimpahan (Ayat 32-33).

d. Janganlah kita takut dengan keadaan apapun, tetapi biarlah kita mengandalkan Tuhan yang berjanji menyertai dan memberkati kita.

V. Mempercayai Tuhan ingin membuat kekeringan menjadi kelimpahan bagi orang yang mengasihi-NYA.
a. Jaman Abraham (Kej 12:10; 13:1-2).

b. Jaman Ishak (Kej 26:12-13).

c. Jaman Yusuf (Kej 47:4-6).

d. Krisis yang terjadi pada bangsa kita.

Marilah kita melakukan 4 hal ini, sehingga kita mengalami berkat melimpah disaat kekeringan.

tulisan yang bagus, btw bukannya jadinya 5 hal ya...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.