• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Benda Langit Dan Manusia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ada orang (saya) yg bilang, kalau harap mengetahui suatu hal atau tentang manusia, itu kiranya dapat dilakukan dengan cara melihat langit di kala malam.

Misalnya ..., terkait emas kimpoi. Kalau di suatu desa/tempat itu mayoritas petani-peternak, maka maharnya dapat aja berupa tanah atau hewan ternak. Kalau desanya itu penghasil kerajinan entah itu busana, perhiasan atau perabotan, maka emas kimpoinya dapat dirupakan hasil-hasil kerajinan itu, dengan artian bahwa yg memberi-menciptakannya sudah sanggup berkarya & dapat dipakai sebagai bukti kalau dia dapat menghidupi keluarga itu nantinya.

Nah, bagaimana kalau tempat itu banyak pakar perbintangan ?
Sekarang udah tahu, mengapa di beberapa tempat .. saat malam menjelang, kita tidak menemui banyak bintang di angkasa sana ?
emoticon-Ngakak


Itu intermezo aja ...
Agak serius ..., kalau kita tahu bahwa galaksi itu dapat "merger" dengan galaksi lainnya, & kalau kita tahu pula bahwa supaya sebuah planet dapat mendukung kehidupan (secara alami), planet tersebut "harus" berada pada posisi tertentu di sistim tata surya bersangkutan, & tentnya dengan volume-massa tertentu.

Ketika dua hal yg kita tahu itu kita gabungkan, ada pemikiran tertentu kemudian lahir dari/karenanya. Bahwa ketika kita menemukan sebuah planet yg berada pada posisi yg "tepat" untuk mendukung keberadaan kehidupan di suatu sistim tata surya, tidak diartikan bahwa komposisi material di planet itu cocok untuk mendukung keberadaan kehidupan.
Karena dapat saja planet itu termasuk tipe planet yg tidak ideal (secara komposisi materialnya), namun karena proses "merger" antar galaksi, planet itu kemudian dapat berada pada posisi dimana dia sekarang berada.

Keberadaan manusia & posisinya pada suatu struktur sosial, juga dapat mengalami fenomena yg "serupa". Dia, karena suatu proses, dapat saja pada suatu saat berada pada posisi yg ideal, namun itu tidak diartikan bahwa dia memiliki komposisi skill & pengetahuan yg sepadan untuknya.
'Dah ..., mengenai pembuktian hal ini, mari kita amati-seksamai bersama ...

Peeeace 4 all
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.