Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hi smart IFers, dimanapun kalian berada.
Ngomongin negara yg terkadang pemimpinnya suka mengurus dengan tidak adil, bahkan menterinya mengurus negara tetapi kok ndak becus karena kalah dengan fulus.
Banyak deh kejadian yg menciptakan sebagai masyarakat si sebuah negara harus geleng-geleng kepala, tetapi kalau kita berandai jadi orang kaya raya di dunia & harap membeli negara dapat ga ya?
Kita semua kan tahu dahulu sejarah sebuah wilayah biasanya dipimpin oleh sang raja, lalu datanglah bangsa asing menjajah tanah bangsa lain. Kemudian main dikapling-kapling oleh peradaban barat sesuai kepentingannya, lalu berjalannya waktu muncullah sebuah negara dimana masyarakat yg tertindas merasakan penderitaan yg sama.
Jadi biar sebuah wilayah itu tidak terkait dengan aturan orang lain, & anda dapat menciptakan peraturan sendiri lebih baik kita beli saja sebuah negara? Hmmm, dapat ga ya?
Oke, kalau kita lihat dari sejarah ternyata hal ini pernah terjadi di masa lalu. Tepatnya di daerah Kongo, yg pernah dibeli secara pribadi oleh Raja Belgia pada tahun 1885 & 1908yang bernama Leopold II.
Ini menciptakannya jadi pemguasa tunggal disana, namun kebrutalannya menciptakan kekuasaannya tidak berlangsung lama. Namun, ternyata membeli sebuah negara pernah kejadian.
Pembelian wilayah yg luas dimasa lalu juga pernah kejadian juga loh! Seperti pembelian Lousiana yg dibeli pada tahun 1803 dariPrancisolehAmerika Serikat, kurang dari tiga sen per acre untuk 828.000 mil persegi (2.144.520 km persegi), itu adalah tawar-menawar tanah terbesar dalam sejarah AS. Dengan harga murah sekitar USD 15 juta atau kini setara USD 340 juta.
Kemudian pembelian Alaska dimana saat itu Rusia menjual Alaska kepada AS pada tahun 1867 seharga USD 7,2 juta atau kini setara USD 125 juta.
Bahkan Amerika juga membeli tanah dari Mexico yg sekarang jadi Arizona & juga New Mexico.
Bahkan di Indonesia sendiri saat di jajah Belanda pernah terjadi transaksi antara Belanda & Inggris. Pada 31 Juli 1667 di Kota Breda, Belanda. Dimana terjadi tukar guling antara Pulau RundiMalukuyang sebelumnya dikuasai Inggris jadi milik Belanda. Dengan PulauManhattandi Amerika punya Belanda resmi jadi hak Inggris.
Sebentar, ini kok kisahnya dulu, dulu & dulu. Bagaima kalau sekarang, apakah jual beli negara masih dapat terjadi?
Sayangnya hingga hari ini belum ada sejarah baru kepada jual beli negara, walau Donald Trump ketika memimpin pernah berkeharapan membeli Greenland yg masuk di wilayahKerajaan Denmark.
Namun negara tersebut memutuskan untuk tidak menjualnya.
Namun buat anda yg kaya & bingung menghabiskan uang, walau bukan membeli sebuah negara tetapi dapat membeli sebuah pulau untuk kepentingan pribadi.
Di Indonesia sendiri pun banyak pulau yg dijual, salah satunya Antony Marden yg merupakan pemilik dari Pulau Joyo berlokasi di Bintan, Kepulauan Riau.
Lalu ada pulau Nepi, pulau Lindung, serta pulau Kenek di Belitung yg dimiliki oleh Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama. Lalu ada Pulau Sevelak di Aceh yg dimiliki Susi Pudjiastuti.
Kemudian ada pulau Kaliage yg merupakan aset properti milik Ketua Partai Nasional Demokrat,Surya Paloh. Dan ada pulau Bule di Lampung yg dimiliki oleh Tommy Winata, banyak pulau lainnya yg dimiliki secara pribadi oleh warga asing maupun warga lokal yg tajir.
Sepertinya kalau membeli negara di masa modern seperti permainan Monopoly, sangat sulit untuk terjadi.
Semoga informasi ini bermanfaat, bila berkenan share, cendol & rate 5 see u next thread.
By r4hma
Sumber 1, 2, 3, 4, 5