gie
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 15890
- Sejak
- 20 Mei 2007
- Pesan
- 1.172
- Nilai reaksi
- 34
- Poin
- 48
ok terima kasih mas jalinus..
iya nih lagi sibuk + kurang sehat..jadi jarang2 ngenet nya..
oh iya,,klo setau saya sih semakin kita cinta kepada Allah,,semakin kita mengerti kebesaran2 Allah,,kita justru makin merasa tak berarti..kita sangat sangat kecil,,bahkan mungkin ga ada arti.
bagi saya sendiri sih,,kecintaan kepada Allah berbeda dengan kepada hamba-Nya..ketika kita cinta kepada Allah,,kita ga akan brani bilang kita adalah kebenaran ato sebagainya..knp??karena menurut saya-skali lagi menurut saya-ketika kita mengakatakan kita adalah "kebenaran" ato "al haq" ato sebagainya,,kita akan menjadi sombong.at least itu yg saya rasain.ketika saya merasa benar,,akan terbersit sedikit rasa bangga n sombong.
bahkan Rasul pun ga pernah bilang Beliau Al-Haq ato sebagainya..setau saya Rasul mendapat julukan2 itu dari orang2 sekitar karena sikap dalam kehidupan sehari-harinya..tapi ketika kita lebih memikirkan akhirati dan meminimalisir duniawi,,pantas kah kita menyebut klo kita al-haq ato kita org yg bener hanya karena kita merasa kita sudah cinta kepada Allah??
iya nih lagi sibuk + kurang sehat..jadi jarang2 ngenet nya..
oh iya,,klo setau saya sih semakin kita cinta kepada Allah,,semakin kita mengerti kebesaran2 Allah,,kita justru makin merasa tak berarti..kita sangat sangat kecil,,bahkan mungkin ga ada arti.
bagi saya sendiri sih,,kecintaan kepada Allah berbeda dengan kepada hamba-Nya..ketika kita cinta kepada Allah,,kita ga akan brani bilang kita adalah kebenaran ato sebagainya..knp??karena menurut saya-skali lagi menurut saya-ketika kita mengakatakan kita adalah "kebenaran" ato "al haq" ato sebagainya,,kita akan menjadi sombong.at least itu yg saya rasain.ketika saya merasa benar,,akan terbersit sedikit rasa bangga n sombong.
bahkan Rasul pun ga pernah bilang Beliau Al-Haq ato sebagainya..setau saya Rasul mendapat julukan2 itu dari orang2 sekitar karena sikap dalam kehidupan sehari-harinya..tapi ketika kita lebih memikirkan akhirati dan meminimalisir duniawi,,pantas kah kita menyebut klo kita al-haq ato kita org yg bener hanya karena kita merasa kita sudah cinta kepada Allah??