Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sumber gambar : Indiamart
Sebenarnya apa sih Multilevel Marketing? Apakah itu sejenis skema penipuan atau apa? Mari kita simak penjelasan berikut cekidot.
Ramai di media Sosial tentang "Multilevel Marketing" (MLM). Secara sederhana mengatakan "MULTILEVEL MARKETING" diambil dari 3 kata. Yang perdana "MULTI" yg berati bercabang atau lebih dari satu. "LEVEL" tingkatan suatu sistem atau kesulitan. "MARKETING" pemasaran. Bisa disimpulkan "Multilevel Marketing yaitu teknik memasarkan suatu jasa / produk dengan tingkatan - tingakatan anggota / downline. Sehingga anggota awal MLM semakin keatas maka Levelnya/ pendapatannya semakin tinggi.
Apakah MULTILEVEL MARKETING dengan Money Game sama? Jelas berbeda Gan. Kalau Money Game semakin banyak orang yg mau diajak bergabung & membayar biaya pendaftaran, maka semakin tinggi pula bonus yg didapat. Sementara MLM itu semakin banyak produk yg terjual, maka akan mendapatkan bonus yg signifikan sesuai banyaknya penjualan Produk.
Mengapa MLM memiliki Citra Buruk di Masyarakat? Karena ada segelintir pihak yg menciptakan MLM jadi Money Game. Dengan menjual produk yg belum teruji, cuma berdasarkan Asumsi. Contohnya Qn3t. Nah dari situ muncul Stigma Negatif tentang Multilevel Marketing.
Contoh Kasus Multilevel Marketing :
Anda punya produk, nah anda menawarkan produk tersebut kepada 2 teman anda. Anda mengajak teman anda kerjasama. Jika teman anda berhasil menjual produk sesuai target yg sudah ditentukan, maka akan mendapatkan Komisi. Selanjutnya masing dari 2 teman anda mulai berhasil menjual & dapat komisi, 2 teman Anda
lalu mengajak teman - temannya ikut berjualan dengan sistem yg sama yg anda terapkan & terus berulang setiap harinya. Begitu kira - kira Bisnis dengan Multilevel Marketing.
Nah Efek Positif dari MLM antara lain :
1. Si pemilik produk, pada akhirnya yg memiliki keuntungan paling banyak dikarenakan berapa di puncak sistem Multilevel Marketing.
2. Si pemilik modal tidak perlu menawarkan jasa / produknya lagi dikarenakan sudah ada Downline / bawahan yg jadi Marketingnya.
Disisi lain, MLM juga ada sisi negatifnya diantaranya :
1. Semakin kebawah maka akan semakin susah, dikarenakan harga produk sudah pindah tangan untuk kesekian kalinya sehingga harga produk sudah jauh dari harga jual awal.
2. Dilihat dari point 1 diatas, semakin tinggi harga jual maka konsumen juga semakin mengharapkan kualitas yg sebanding dengan harga. Nah masalahnya harga sudah dimarkup hingga ratusan bahkan ribuan kali sehingga anggota yg akhir - akhir akan sulit sekali menjual produk tersebut. Contohnya nyata Ek# R#c!,ng.
3. Leader / pemilik produk semakin makmur, anggota semakin sulit Akhirnya terjadilah Money Game seperti Qn3t karena harga jual produk yg sudah tidak masuk akal.
Nah menurut saya, daripada membangun sistem MLM lebih baik membangun jalur Distribusi, sehingga harga jual dapat diatur supaya lebih stabil (HET).
Okelah saya sudahi saja Thread saya ini gan. Jangan dibuli gan, saya cengeng. Hehehe kalau ada manfaatnya ya Alhamdulillah, kalau gak ada yg "Tirgit Mirkitnyi Bikin Indi" (senjata marketingnya Netizen mwehehe).
Sekian Terima Kasoh.
Salam dari Bibibibibibi, ....
Dahlah Thanks Gan.
Sumber : Ofini Fribwadhi
Hari ini 19:54