roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 30 Oktober 2008 | 20:47 WIB
Laporan Wartawan Kompas Clara Wresti
JAKARTA, KAMIS — Maharani Nur Anika (5,5), putri seorang staf Intel Angkatan Darat, diculik oleh kenalan ayahnya, Rabu (29/10) sekitar pukul 15.00. Penculik mengancam akan menjual Nika, jika orangtuanya tidak membayar uang tebusan sebesar Rp 40 juta.
Menurut Toto, paman korban, Nika diculik oleh Teguh Yuda dengan berpura-pura diajak membeli voucer telepon. Yuda juga mencuri sebuah telepon genggam yang kemudian dipakai untuk mengirim pesan singkat kepada ayah korban, Sersan Kepala Tata Mardi Utama (37).
Yuda adalah kenalan dari Nunu, teman Tata. Mereka berkenalan saat ada pendaftaran menjadi tamtama pada tahun 2006. Setiap kali ujian, Yuda dan Nunu menginap di rumah Tata di Jalan Bulaksari RT 14/09, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Namun keduanya gagal menjadi tamtama.
Setelah pengumuman itu, Yuda tidak pernah lagi mengontak Tata. Tiba-tiba Selasa (28/10) Yuda datang lagi ke rumah Tata dan menginap di sana. Pada Rabu siang, saat Tata kerja, dan di rumah hanya ada Titin Nurbayanti (37), Nika, dan Ima (2), tiba-tiba Yuda minta izin keluar mau membeli voucher pulsa telepon.
Tidak lama setelah Yuda dan Nike pergi, Yuda mengirim pesan singkat kepada Tata yang isinya meminta tebusan Rp 40 juta. Jika Tata tidak mengabulkan permintaan itu, dia akan menjual Nika. Tata pun segera pulang, dan benar tidak menemukan Nika di rumah.
Dalam SMS itu Yuda bilang tidak akan berkomunikasi dengan bicara, dia hanya mau berkomunikasi dengan SMS. ”Yuda sudah mengirim SMS lagi, total ada tiga SMS. Pesan yang kedua bilang agar Tata segera mengirimkan uang setelah Yuda mengirim nomor rekening. Setidaknya Tata mengirim uang muka minimal Rp 10 juta dulu,” kata Toto sambil memperlihatkan SMS yang dikirim Yuda.
Sementara itu istri Tata, Titin Nurbayanti terlihat lemas. Dia minta agar Yuda segera mengembalikan putrinya. ”Kami selalu menerima Yuda dengan baik, mengapa sekarang dia menculik Nika,” kata Titin sambil menangis.
==========================
Jaga anak anda, anak intel saja diculik....


