Anak Gus Dur Samakan Kasus Rohingya Myanmar Dengan Kasus Tahun 1998 Indonesia

Discussion in 'Islam' started by sebarisinforma, 5 Sep 2017.

  1. sebarisinforma

    sebarisinforma IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    287835
    Joined:
    28 Jul 2017
    Messages:
    9
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Sebaris Informasi Biksu Buddha lain tidak bisa disamakan dengan ekstremis Buddha kelompok Ma Ba Tha di Myanmar yang membantai warga Rohingnya.

    “Kita boleh menolak Ma Ba Tha, kelp ekstrimis Buddhis di Myanmar. Tapi Buddhis2 lain tidak seperti mereka. Spt sebagian besar kita bukan FPI,” kata anak KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Alissa Wahid di akun Twitter @AlissaWahid.

    Kata Alissa, di Myanmar, ada banyak orang Muslim. Ada kaum Rohingya, ada yang bukan. “Ada yg tinggal di Rakhine, ada yang bukan. Tolong bedakan,” ujar Alissa.

    BACA JUGA : Masih Ingat Dengan Seorang Muslimah Penjual Nasi Uduk Babi Buncit? Ini Kisahnya...

    Menurut Alissa, masalah di Myanmar bukan terkait Islam tetapi etnis Rohingnya yang kebetulan muslim sehingga sudah terjadi tragedi pembantaian etnis Rohingya lebih dari 6000 orang.

    “Problem genosida yg terjadi adalah problem Rohingya. Bukan Muslim secara umum di Myanmar (walau nasibnya ya spt minoritas: termarginalkan),” jelas Alissa.

    Menurut Alissa, Hal ini dipicu oleh bibit perseteruan yang sudah terpendam lama, yaitu perseteruan antara kelompok etnis rohingya yang muslim dan etnis lokal yang beragama buddha.(si*)

    Sumber : http://sebarisinformasi.blogspot.com/2017/09/anak-gus-dur-samakan-kasus-rohingya.html

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG