• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ajaran Sang Buddha

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. cintoy
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai
jadi aliran2 yang laen (yang bukan disebutkan diatas : buddha gautama, sangha, meditasi, 8 jaan utama) tuh semua sesat donk???
cuman pengen kejelasan z....

Bukan sesat tetapi tidak sesuai dengan Buddha Dhamma,sama seperti orang bukan beragama Buddha ,kita sebut Non Buddhis bukan kafir,orang sesat,belum bertobat atau lain-lain. Biar alirannya lain-lain tetapi ada Inti ajaran Sang Buddha(Tisarana,Kamma, Empat Kesunyataan Mulia,dsbnya) .

 
saya mempertanyakannya. itulah saya banyak bertanya ke anda, terutama tentang jalan tengah berunsur 8 yang dulu pernah kita bahas tapi tidak tuntas. apakah saya pernah bilang aliran Maitreya sesat? sisanya terserah anda.

kan sudah dikatakan ada adopsi 8 jalan itu dari gautama. Karena itu satu2 nya jalan fondasinya. tanpa itu semua jalan akan melenceng pada hasil akhirnya. kami tahu itu. karenanya kami adopsi ajaran itu. sebenarnya juga tidak adopsi, karena memang dasarnya kami dari Budha Gautama. Hanya saja anda tidak mengakui aliran kami sebagai ajaran budha versi Maitreya, ya kami bilang adopsi ajaran Gautama. Biar orang2 puas. Begitu loh...
 
Buddha adalah seseorang yang telah berhasil membebaskan dirinya dari lingkaran kelahiran dan kematian yang berulang-ulang, yaitu dengan memurnikan semua kesalahannya dan menyempurnakan semua kebajikannya.

Hyang Buddha Shakyamuni, yang terlahir sebagai Pangeran Siddharta di India 2500 tahun yang lalu, tidaklah serta merta menjadi Buddha. Pada mulanya beliau adalah makhluk yang sama seperti kita, namun dengan melatih diri secara bertahap, mengubah cara berpikir dan bertingkah laku, beliau pada akhirnya berhasil menyingkirkan segala noda dan mencapai segala kesempurnaan.


Hyang Buddha Sakyamuni

Dengan mencapai tingkat Kebuddhaan, beliau tidak saja memperoleh kebahagiaan sejati yang tak terbatas dan tak terhingga lamanya, tetapi pada saat yang sama beliau juga memiliki kemampuan yang sempurna untuk menolong dan membimbing makhluk lain memperoleh kebahagiaan yang sama dengan yang dimilikinya.

Di masa lampau terdapat banyak sekali orang-orang yang telah menjadi Buddha, dan masih banyak lagi yang akan menjadi Buddha di masa yang akan datang.

Demikianlah Sang Bhagava, Yang Maha Suci,
Yang telah mencapai Penerangan Sempurna,
Sempurna pengetahuan serta tindak tanduk-Nya,
Sempurna menempuh Sang Jalan,
Pengenal segenap alam,
Pembimbing manusia yang tiada taranya,
Guru para dewa dan manusia,
Yang sadar, yang patut dimuliakan.

(Buddhanussati)
 
@cintoy
ajaran buddha ini sangat unik....bahkan sang buddha sendiri mengatakan..
"tidak perlu percaya apa yang kukatakan sebelum kau mengkaji dengan kebijaksanaan mu."

dan tujuan ajaran buddha adalah nibbana....bukan menjadi bodhisatva,pemberi welas asih ataupun lainnya.

dan hanya 1 jalan kesitu....."4 kesunyataan mulia"

==========================
sang buddha sudah memberi jalan dan yang jalan adalah kita sendiri.
jadi sang buddha tidak pernah memaksa kita untuk masuk dan belajar agama buddha.

beda dengan agama lain...jika tidak percaya ataupun tidak mengikuti ajaran-nya maka, ujung-ujung nya NERAKA.

buddha dhamma tidak demikian.

salam metta. ^^
 
Setuju dengan @Sinthung, @Roughtorer dan @Marcedes.
Tapi ada yang sedikit berbeda dari @Marcedes, kalo menurut saya jalan menuju Nibana adalah Jalan Tengah berunsur 8, karena dibabarkan pada Jalan Menuju Lenyapnya Dukha dari 4 kesunyataan Mulia, yach masih bagian dari 4 Kesuyataan Mulia juga sih. boleh beda ga @Marcedes? hehehe

@Akiong, hati2 dengan kata2 biar semua orang puas, karena banyak yang ABS (Asal Bapak Senang) dan melakukan yang tidak benar. bila memang berbeda, tunjukkanlah. dari kata2 anda diatas saja sudah membingungkan saya. perhatikan yang saya bold.

kan sudah dikatakan ada adopsi 8 jalan itu dari gautama. Karena itu satu2 nya jalan fondasinya. tanpa itu semua jalan akan melenceng pada hasil akhirnya. kami tahu itu. karenanya kami adopsi ajaran itu. sebenarnya juga tidak adopsi, karena memang dasarnya kami dari Budha Gautama. Hanya saja anda tidak mengakui aliran kami sebagai ajaran budha versi Maitreya, ya kami bilang adopsi ajaran Gautama. Biar orang2 puas. Begitu loh...

jujur bingung nih, sampe udah ga tau berapa kali nih baca kalimat ini, ga ngerti maksudnya. terutama kalimat yang saya bold yang kedua. Dasarnya Buddha Gautama, tapi minta diakui sebagai ajaran Buddha versi Maitreya. trus kalo emang dasarnya dari Buddha Gautama kenapa bisa berubah dan yang mengubah bukan Buddha Maitreya, melainkan orang lain?
 
@^ biasalah, dengan berjalannya waktu, terjadi evolusi dari Gautama ke Maitreya. Maitreya titis di garis patriah I kwan tao yakni patriah ke 17. serta membabarkan misi maitreya dalam 3 tahap. jadi terjadi evolusi. seperti dari kera menjadi manusia.

karena kami warga maitreya, jadi kami yakin adanya titisan itu. dan di kemudian hari jika MLDD menjadi mayoritas maka akan semakin banyak orang yg yakin, hanya masalah waktu saja. Kami memiliki misi, kami akan menyebarkan kabar kasih maitreya ke seluruh dunia. Kami sedang merintis jalan itu dari berbagai arah. diharapkan dalam waktu 100-200 thn mendatang misi tahap pertama, membuka jalan, memperkenalkan Maitreya... itu dapat selesai.
 
halo semua, saya cuma mau meralat berdasarkan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Catur Arya Satyani (Four Noble Truth) itu kalo diterjemahin ke Indonesia adalah 4 Kebenaran Mulia. Bukan 4 kesunyataan mulia. Mudah2an tidak ada yang salah persepsi.

Sunyata(bahasa sanskrit)= kekosongan/kesunyataan (indonesia) = emptiness (inggris)
Satyani(bahasa sanskrit) = kebenaran (indonesia) = truth (inggris)

dan kalo yang dibawah ini saya mo nanya.
satyani = saccani dalam bahasa pali?? bener ga sih.
terus sunya = anata ya dalam bahasa pali ?? tolong para sesepuh yg ngerti tolong minta petunjuk nih.

thx. Om mani padme hum
 
Agama yang bisa berkembang pesat mengikuti perkembangan jaman adalah agama yang universal, tidak rasis dan dapat diterima nalar, logika, dan bisa diuji kebenarannya.

Pengenalan Indahnya Ajaran BUDDHA & Daya Tariknya​

Daya tarik Ajaran Buddha berkembang dengan Mantap di- seluruh dunia, khususnya bagi mereka yang mencari jawaban di arus globalisasi dari Ideologi yang Bertentangan, Perselisihan Fanatik dan Kekerasan Sia-Sia.

Jumlah pengikut Ajaran Buddha berkembang dengan Pesat di banyak bagian dunia, teristimewa di Australia, Amerika Serikat dan banyak negara di Eropa.
Sebagian negara di Asia di mana Ajaran Buddha pernah secara paksa digantikan oleh Ajaran Komunisme, sekarang muncul kembali dengan Gilang Gemilang.

Mengapa Ketertarikan terhadap Ajaran Buddha ini bertambah besar dan begitu cepat perkembangannya? Barangkali karena semakin banyak orang yang mengakui fakta-fakta di sekitar Buddhism. Yaitu:

Agama Buddha mengedepankan PERDAMAIAN yang sebenarnya dan tidak pernah menganjurkan Kekerasan Apapun di atas namanya.

Ajaran Buddha adalah salah satu Agama Dunia yang Paling Tua. Yang hingga kini, mempunyai Reputasi Terhormat sebagai satu-satunya agama yang belum pernah mempunyai Perang Suci.

Tak ada satu Lembagapun yang pernah pergi ke medan perang untuk menaklukkan kafir atau untuk mengubah orang lain menjadi Penganut Ajaran Buddha.

Tak seorangpun yang pernah diserahkan kepada pedang, atau dihukum gantung atau dengan kata lain dihukum karena tidak percaya pada Ajaran Buddha.

Di antara sekte berbeda Ajaran Budha, ada keramah-tamahan dan kerjasama yang luar biasa.

Agama yang menekankan Belas Kasih, Penerimaan dan Kebaikan

Gerombolan-Gerombolan Kasar dan Pengembara di Asia, diperkenalkan pada Peradaban, Seni, dan kebudayaan.
Alih alih, memaksakan kebudayaan Ajaran Buddha yang Agung dan Luhur.

Umat Budha dikenal akan Keteladanan, Kebajikan Hati dan Keramahan mereka, Bersifat Menerima dan Tidak Mengedepankan Cara-cara Penghakiman.

Hingga saat ini, Buddhism menyebar ke negeri baru, tidak disebabkan oleh Para Misionaris dengan tujuan Agresif guna mengubah keyakinan orang lain, tetapi biasanya didirikan oleh Inisiatif Orang Lokal yang mempersilahkan atau mengundang Para Guru agar dapat berbagi ajaran.


Agama yang menyediakan Jalan Terang untuk perkembangan Rohani dan Pribadi.

Ajaran Buddha bukanlah sebuah koleksi Mitos dan Cerita untuk menguji penalaran kita.

Juga tidak hadir sebagai misteri yang hanya bisa dimengerti oleh para Biksu, Pandita atau sekelompok orang tertentu yang lebih disukai atau orang–orang Yang Terpilih.

Ajaran Buddha hadir sebagai Jalan Terang yang dapat di percaya dan bisa dilakukan siapa saja menurut Pengertian, Pemahaman dan Kemampuannya sendiri.


Merupakan suatu metode yang dapat diterapkan, dan memberikan hasil yang bisa dialami dengan segera.

Agama yang mengajarkan untuk mengambil Tanggung Jawab Penuh atas Tindakan yang dilakukan.

Buddhism tidak mencoba menerangkan masalah di dunia sebagai bagian dari rencana misterius Istadewata.

Tidak menyalahkan sesuatu pada nasib atau wangsit yang manapun terhadap apa saja yang terjadi, baik atau buruk atas pengalaman hidup yang dialami.

Malahan, Buddhism mengajarkan bahwa kita harus bertanggung-jawab untuk hasil tindakan yang telah dilakukan dan sebagai penentu Takdir kita sendiri.

Alih–alih menghindar atau lari dari Persoalan Hidup, kita di anjurkan untuk menghadapi dan menyelesaikan Masalah yang ada Tanpa Masalah.


Agama yang tidak mempunyai tempat untuk Kepercayaan Buta atau Pemujaan yang Tidak melalui Penalaran.

Banyak Agama yang menekankan pada Dogma dan menuntut pengikutnya untuk Percaya secara membabi buta, hal ini menjadi aneh atau tanpa dasar dari sudut pandang Ilmu Pengetahuan. Buddhism tidak mempunyai tempat untuk doktrin seperti itu.

Buddha tidak menginginkan Umatnya untuk percaya kepadanya secara membuta, melainkan mengajarkan pengikutnya untuk berpikir, untuk mempertanyakan dan untuk memahami Ajarannya berdasarkan Pengertian.

Ajaran tentang keterbukaan Pikiran dan Hati yang simpatik, yang menerangi dan menghangatkan alam semesta dengan sinar Kebijaksanaan dan Belas Kasih.

Oleh karena itu Ajaran Buddha disebut Agama yang berdasarkan Analisis.


EHIPASSIKO Datang dan Lihatlah Sendiri,
Agama yang menyambut baik Pertanyaan dan Pemeriksaan ke dalam Ajarannya sendiri.

Kebebasan berpikir sungguh penting. Ajaran Buddha dijalankan secara Ehipassiko, yang artinya mengundang untuk Datang dan Bukti kan, bukan Datang dan Percaya begitu saja.

Ajaran yang membuka diri untuk di Telaah, Di Amati dan di Selidiki. Tidak ada Kewajiban atau Paksaan apapun agar percaya atau menerima Ajaran Buddha.

Buddha menunjukkan Jalan Keselamatan, selanjutnya terserah setiap insan untuk memutuskan mau mengikutinya atau tidak.

Buddha mengibaratkan Ajarannya sebagai RAKIT.


Agama yang menekankan nilai-nilai Universal

Ajaran yang menitik beratkan pada Kebahagiaan Sejati Bagi Semua Mahluk. Ajaran yang dapat diPraktekkan dalam Masyarakat atau dalam Pertapaan, Oleh semua Ras dan Sistim Kepercayaan.

Ajaran Yang sama sekali tidak memihak, sehingga tidak ada 'TEROR' di dalam Agama Buddha. Ajaran yang membebaskan umatnya dari cengkraman para Imam dan juga merupa kan Jalan agar Bebas dari Kemunafikan dan Penindasan Keagamaan.

Buddhism mengajarkan bahwa "Sesuai dengan benih yang telah ditabur, begitulah buah yang akan dituai. la yang berbuat baik akan menerima kebaikan, ia yang berbuat jahat akan menerima kejahatan". Hukum yang tidak memerlukan Label Keagamaan.


Agama yang selaras dengan ilmu Pengetahuan Modern dan merupakan Agama Masa Depan

Ajaran Buddha tidak pernah merasa perlu untuk memberikan Tafsiran Baru terhadap ajarannya atas Penemuan Ilmiah yang ada belakangan ini.

Ilmu Pengetahuan tidak pernah bertentangan dengan Buddhism, karena Ajarannya yang bersifat Ilmiah.

Asas-asas Buddhism dapat dipertahankan dalam keadaan apapun tanpa mengubah Gagasan Dasar.

Ajaran Buddha dihargai Sepanjang Masa, oleh Para Cendikiawan, Ilmuwan, Ahli Filsafat, Kaum Rasionalis, bahkan Para Pemikir Bebas.


Albert Einstein, Ilmuwan Terkemuka abad ke-20:
Agama Masa Depan adalah Agama Kosmik (berkenaan dengan Alam Semesta atau Jagad Raya). Melampaui Tuhan sebagai suatu pribadi serta menghindari Dogma dan Teologi (ilmu ketuhanan). Meliputi yang Alamiah maupun yang Spiritual, Agama yang seharusnya berdasarkan pada Pengertian yang timbul dari Pengalaman akan segala sesuatu yang Alamiah dan Perkembangan Rohani, berupa kesatuan yang penuh arti.

Buddhism sesuai dengan Pemaparan ini.
Jika ada agama yang sejalan dengan kebutuhan Ilmu Pengetahuan Modern, maka itu adalah Ajaran Buddha.


Bertrand Russell, pemenang Nobel dan Filsuf Terkemuka abad ke-20
"Di antara agama-agama besar dalam sejarah, saya lebih menyukai Ajaran Buddha". Ajaran Buddha menganut Metode Ilmiah dan menjalankan nya sampai pada suatu kepastian yang dapat disebut Rasionalistik. Ajaran Buddha membahas sampai di luar jangkauan Ilmu Pengetahuan karena keterbatasan Peralatan Mutakhir. Ajaran Buddha adalah ajaran mengenai Penaklukan Pikiran.

Dr. C.G. Jung, Pelopor Psikologi Modern

Sebagai seorang Pelajar Studi Banding Agama, saya yakin bahwa Ajaran Buddha adalah yang paling sempurna yang pernah dikenal dunia.
Filsafat Teori Evolusi dan Hukum Karma jauh melebihi kepercayaan lainnya. Tugas saya adalah menangani Penderitaan Batin, dan inilah yang mendorong saya menjadi akrab dengan Pandangan dan Metode Buddha, yang berTema Pokok mengenai Rantai Penderitaan, Ketuaan, Kesakitan, dan Kematian.


Agama dengan Jalan Pencerahan Yang Unik

Bukan Metafisik (Tidak Kelihatan)
ataupun Ritualistik (Upacara)
Bukan Skeptik (Kesangsian)
ataupun Dogmatik (Wahyu)
Bukan Penyiksaan Diri
ataupun Pemanjaan Diri
Bukan Pesimisme
ataupun Optimisme
Bukan Eternalisme (KeAbadian)
ataupun Nihilisme (Pemusnahan)
Bukan Mutlak Dunia ini
ataupun Dunia Lain
Ajaran Buddha adalah Jalan Pencerahan Yang Unik

Pergilah Kalian,Demi Kesejahteraan Semua,
Demi Kebahagiaan Semua,
Atas Dasar Belas Kasih Kepada Dunia,
Demi Manfaat, Kesejahteraan,
Dan Kebahagiaan Para Dewa Dan Manusia.

Janganlah Pergi Berdua Dalam Satu Jalan,
Babarkanlah Dharma Ini,
Yang Indah Pada Awalnya,
Indah Pada Tengahnya,
Dan Indah Pada Akhirnya.
- Buddha Sakyamuni
 
Bukan sesat tetapi tidak sesuai dengan Buddha Dhamma,sama seperti orang bukan beragama Buddha ,kita sebut Non Buddhis bukan kafir,orang sesat,belum bertobat atau lain-lain. Biar alirannya lain-lain tetapi ada Inti ajaran Sang Buddha(Tisarana,Kamma, Empat Kesunyataan Mulia,dsbnya) .


Jika suatu aliran setelah di teliti ternyata tidak sesuai dengan Buddha Dhamma, tetapi tetap ngotot MENGAKU sebagai agama buddha, trus aliran yang seperti itu disebut apa dong??
 
Jika suatu aliran setelah di teliti ternyata tidak sesuai dengan Buddha Dhamma, tetapi tetap ngotot MENGAKU sebagai agama buddha, trus aliran yang seperti itu disebut apa dong??

Bisa dikatakan aliran tidak sesuai atau ,menyimpang dari pokok-pokok ajaran Sang Buddha. kalau bilang 'sesat' salah juga kita karena mereka tidak mengajarkan orang untuk berbuat jahat kecuali mereka mengajarkan orang untuk berbuat jahat. ^_^

 
Jika suatu aliran setelah di teliti ternyata tidak sesuai dengan Buddha Dhamma, tetapi tetap ngotot MENGAKU sebagai agama buddha, trus aliran yang seperti itu disebut apa dong??

Apakah kalian pernah baca jalan utama berunsur delapannya versi aliran maitreya ???
Kalian pasti akan ngakak ....
yg saya baca itu bukunya yg warna kuning ....
 
Bisa dikatakan aliran tidak sesuai atau ,menyimpang dari pokok-pokok ajaran Sang Buddha. kalau bilang 'sesat' salah juga kita karena mereka tidak mengajarkan orang untuk berbuat jahat kecuali mereka mengajarkan orang untuk berbuat jahat. ^_^


Bagaimana kalau ajarannya mengajarkan orang untuk kesurupan atau mempercayai orang yang kesurupan, atau sama-sama menyimak kesurupan? Sesat tidak bro? Ada kejadian satu sekolah kesurupan. Itu bisa jadi peristiwa suci loh.... dan para pelaku Jarkep (Jarang Kepang) adalah orang-orang yang terpilih.....
 
Bagaimana kalau ajarannya mengajarkan orang untuk kesurupan atau mempercayai orang yang kesurupan, atau sama-sama menyimak kesurupan? Sesat tidak bro? Ada kejadian satu sekolah kesurupan. Itu bisa jadi peristiwa suci loh.... dan para pelaku Jarkep (Jarang Kepang) adalah orang-orang yang terpilih.....

Selama tidak merugikan kita sendiri atau orang banyak, masih tidak masalah namun bagi yang sudah tahu ada hal yang tidak benar jangan diikutin ,kalau sudah tahu tidak benar masih kita ikutin yah salah kita dong. Sudah tahu tidak benar kok masih kita ikutin. yang bodoh siapa???^_^

 
Apakah kalian pernah baca jalan utama berunsur delapannya versi aliran maitreya ???
Kalian pasti akan ngakak ....
yg saya baca itu bukunya yg warna kuning ....

@ThirdEye, bisa posting ga? minimal ke jalur pribadi deh kalo ga enak. masih penasaran nih, pengen tau bagian mana yang sama dan bagian mana yang berbeda. Nambah pengetahuan boleh kan?

Semoga bersedia.
 
@ThirdEye, bisa posting ga? minimal ke jalur pribadi deh kalo ga enak. masih penasaran nih, pengen tau bagian mana yang sama dan bagian mana yang berbeda. Nambah pengetahuan boleh kan?

Semoga bersedia.

ok.. gue akan pinjam dulu buku itu dari teman, semoga dia masih ada ...

salah satu nya yg saya ingat adalah unsur ke 8nya, yg mana di ajaran buddha samma/samyak samadhi...
di unsur ke 8nya aliran MLDD itu menjadi perhatian yg benar....dlm arti konsentrasi utk melihat setiap tingkah laku kita apakah itu sudah benar atau tidak...
hehehehe...

DAN KITA TAU, BAHWA ITU BUKAN YG DIMAKSUD BUDDHA.

pertanyaan muncul: samadhi kah itu ???

yg kita ketahui bahwa samadhi adalah deep meditation..
 
Kalo bukunya udah ga ada di temen kamu, tolong di kasih tau yach.

Thank You atas kesediaannya.
 
Coba aja cari di google bro.... siapa tahu ada. Tapi gw kaget aja pas nyari di Google, gitu gw ketik 'meitreya' dengan pilihan bahasa Indonesia.... walah... yang muncul malah.... kaget abis....
 
mustika pertama adalah rahasia yg telah diwariskan lebih dari 4000 thn. Dan kemudian ke Gautama lalu mewariskan turun temurun hingga ke aliran Maitreya. Beberapa orang yg tidak memiliki nya menyangkal keras. Tapi biarlah anjing menggonggong dan kafilah berlalu. We are the original Budhist. Now we're evoluting to Maitreya. The time is coming closer and closer.

Nah kan ngototkan merasa ajaran yang paling asli, tapi setelah diteliti, menyimpang jauh.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.