• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ahok pilih jadi budak rakyat ketimbang boneka DPRD

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
MyahT.jpg
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengundurkan diri dari Gerindra karena tak sepaham terkait RUU Pilkada. Ahok memilih jadi budak rakyat daripada jadi boneka DPRD.

"Ketika Koalisi Merah Putih merasa akan terjadi pembagian secara proporsional, menguasai kepala daerah, sekalipun itu bisa Jakarta mereka komitmen dukung saya jadi gubernur 2017, saya juga akan menolak menjadi gubernur hasil pemilihan DPRD. Karena saya akan jadi budak DPRD. Saya maunya jadi budak rakyat," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (11/9).

Menurut Ahok, apabila RUU Pilkada disetujui maka pemilihan presiden juga harus dipilih oleh DPR bukan dipilih langsung oleh rakyat.

"Masalahnya mereka menafsirkan tentang kita ini keterwakilan, sila keempat pancasila. Kalau anda mengatakan seperti itu saya juga akan mengatakan berarti pemilu presiden juga tidak boleh langsung. Lalu semua parpol yang dukung pemilihan yang langsung harusnya minta kader partainya yang sudah jadi kepala daerah mengundurkan dong. Baru konsisten," kata dia.

Ahok mencontohkan pada saat pemilihan gubernur DKI Jakarta 2012 Jokowi dan Ahok tidak akan mampu mengalahkan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Lantaran, Foke-Nara diusung dari koalisi banyak parpol, sedangkan Jokowi-Ahok hanya diusung dua partai yaitu PDI Perjuangan dan Gerindra.

"Saya sama Pak Jokowi dulu kalau digabung PDIP sama Gerindra, enggak bisa menang juga. Artinya ada rakyat di luar DPRD yang memilih kami," pungkas dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.