Politik Adakah Hubungan Demonstrasi di Kedubes Australia dengan Kampanye Jokowi?

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 8 Dec 2018 at 13:39.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner C

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    732
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    The Sydney Morning Herald dan The Age mengungkapkan bahwa banyak demonstran yang memprotes rencana Australia untuk memindahkan Kedutaan di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dibayar masing-masing Rp35.000 untuk berdemo. Dan terungkap bahwa Nanang Kosim—ketua salah satu tim relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin—adalah orang yang membantu mengatur dan mendanai demonstrasi tersebut. Namun Nanang membantah adanya hubungan antara demonstrasi di Kedubes Australia pekan lalu dengan kampanye Jokowi

    Oleh: James Massola dan Karuni Rompies (The Sydney Morning Herald)

    Orang yang membantu mendanai para demonstran yang berdemonstrasi melawan Australia di kedutaannya di Jakarta adalah ketua “Jomin,” salah satu tim relawan resmi Presiden Joko Widodo yang berkampanye untuk terpilih kembali.

    Namun Nanang Kosim menegaskan bahwa perannya dalam membantu mengatur dan mendanai dua unjuk rasa di luar Kedutaan Australia pada Selasa (27/11) dan Jumat (22/11) pekan lalu, tidak ada hubungannya dengan pekerjaannya dengan kampanye untuk memilih kembali Joko Widodo, yang secara luas dikenal sebagai “Jokowi.”

    Nanang mengatakan bahwa protes itu terkait dengan kelompok aktivis lain yang baru-baru ini ia bantu bentuk, Persatuan Liga Muslim Indonesia yang kurang dikenal.

    The Sydney Morning Herald dan The Age mengungkapkan pekan lalu bahwa banyak orang yang memprotes rencana Scott Morrison untuk memindahkan Kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dibayar masing-masing Rp35.000 untuk berdemo. Beberapa tidak tahu apa yang sebenarnya mereka protes.

    Para demonstran meneriakkan slogan untuk mendukung Palestina, menentang langkah pemindahan Kedutaan (Australia ke Yerusalem), dan mengkritik lawan Jokowi dalam pemilihan presiden, Prabowo Subianto, yang mengatakan bahwa itu adalah hak kedaulatan Australia untuk menentukan lokasi kedutaannya di Israel.

    Nanang berkata: “Saya kepala Jomin, tetapi Jomin tidak terkait dengan masalah ini. Anda dapat (mencari di) Google untuk menemukan latar belakang saya. Saya selalu ada setiap kali ada protes terkait Palestina atau Islam. Saya berpartisipasi dalam penciptaan Gerakan 212,” katanya.

    Gerakan ini adalah koalisi besar kelompok-kelompok protes Islam yang memprotes mantan Gubernur Kristen Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama dalam kasus penistaan agama pada tahun 2016.

    Nanang mengatakan bahwa dia membantu membentuk Persatuan Liga Muslim Indonesia, setelah pengumuman Australia bahwa mereka mungkin akan memindahkan kedutaannya di Israel.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG