Internasional 8 Risiko Politik Terbesar Tahun 2019 yang Pengaruhi Ekonomi Dunia

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 7 Dec 2018 at 15:03.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner C

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    732
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Tahun 2018 dipenuhi dengan berbagai masalah yang berdampak besar pada dunia, dan kemungkinan itu akan terus berlanjut sampai tahun 2019. Mulai dari perang dagang, Brexit, Laut China Selatan, hingga Partai Demokrat yang kuasai DPR Amerika Serikat, berikut delapan risiko politik terbesar tahun 2019 yang akan pengaruhi ekonomi dunia.

    Oleh: Enda Curran (Bloomberg News)

    Pemerintah negara-negara dunia berperilaku buruk—di mana para pemimpin populis dan otoriter mengabaikan aturan dan hubungan internasional—yang menimbulkan beberapa risiko terbesar bagi perekonomian dunia pada tahun 2019.

    Bloomberg Economics mengatakan bahwa tahun depan siklus ini mungkin belum berakhir, “tetapi risiko terus bertambah dan sumber bahan bakar baru dibutuhkan.”

    Berikut adalah beberapa masalah politik yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2019 mendatang.

    (1) PERANG DAGANG
    Jika ada satu hal yang disetujui Parta Demokrat dan Republik di Amerika Serikat (AS), itu adalah kebangkitan China yang merupakan tantangan bagi AS. Risiko yang bersumber dari China termasuk ancaman terhadap rantai pasokan teknologi, perluasan militer Beijing, dan upaya negara itu untuk merusak sanksi terhadap Korea Utara, menurut U.S.-China Economic and Security Review Commission, sebuah laporan tahunan yang disusun oleh panel kongres bipartisan.

    Di sisi lain Pasifik, (Presiden China) Xi Jinping telah mempertaruhkan reputasinya dalam mengelola ambisi kebangkitan China sebagai kekuatan global. Dengan kedua negara tersebut berada dalam posisi yang saling berhadapan, perang dagang Amerika-China tetap menjadi risiko terbesar bagi ekonomi dunia.

    Bahkan jika gencatan senjata G20 berlaku, perselisihan bisa mewakili tahap awal perang dingin ekonomi yang berkepanjangan. Jika Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti ancaman untuk menjatuhkan tarif atas semua impor dari China, Bloomberg Economics memperkirakan hal itu akan menghantam 1,5 poin persentase pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China tahun 2019.

    Itu akan menurunkan pertumbuhan menjadi lima persen, meskipun tanggapan kebijakan utama oleh China akan meringankan serangan itu.

    (2) SUASANA POLITIK DI ITALIA
    Pemerintah populis Italia terjebak dalam pertikaian dengan Brussels atas rencana anggaran, yang membuat investor dan otoritas Uni Eropa merasa tidak nyaman. Tahun depan bisa menjadi keberhasilan atau kehancuran, tidak hanya bagi pemerintahan populis, tetapi juga kemampuan Uni Eropa untuk menerapkan disiplin anggaran di negara-negara anggota.

    Komisi Eropa mengatakan dalam tinjauan tahunan rencana anggaran negara-negara zona euro, bahwa anggaran Italia berada dalam “ketidakpatuhan yang sangat serius” dari batas-batas Uni Eropa.

    Ketegangan antara mitra koalisi yang berkuasa—Five Star Movement dan Liga anti-migrasi—bisa menyebabkan runtuhnya aliansi tersebut sebelum atau setelah pemilihan Parlemen Eropa bulan Mei mendatang, yang akan menjerumuskan Italia ke dalam kekacauan politik. Bahkan jika pemerintah bertahan, Italia bisa mendapat tekanan di pasar keuangan. Hasil yang didapat dalam 10 tahun sudah merupakan yang tertinggi dalam lebih dari empat tahun.

    (3) BREXIT
    Lanskap politik Inggris yang terputus telah mengaburkan jalan keluar Inggris dari Uni Eropa, dengan sedikit konsensus tentang bagaimana hal itu pada akhirnya akan tercapai. Di tengah situasi yang berubah-ubah, risiko perubahan pada Perdana Menteri, atau pemerintah, tetap tinggi.

    “Brexit no-deal” bisa berarti PDB Inggris akan turun sekitar tujuh persen pada tahun 2030 dibandingkan dengan negara-negara lain di Uni Eropa, menurut Bloomberg Economics.

    Brexit yang masih menetapkan Inggris dalam aturan Uni Eropa sekalipun, akan menimbulkan dampak ekonomi. Produksi kemungkinan akan menurun sebanyak tiga persen pada tahun 2030 dalam skenario tersebut.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG