• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sekali Oplos Resep Sabu, Pasutri Ini Hasilkan Rp20 Juta

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
T7wo.jpg
PASURUAN - Penggerebekan pabrik sabu rumahan di Perum Candra Kartika Blok AE 16, Desa Mojo Tengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menghebohkan masyarakat. Industri barang haram ini terletak di ujung kompleks perumahan padat penduduk.

Tidak ada yang menyangka, jika sepasang suami istri (pasutri), AR (39) dan AA (37), memiliki kegiatan ilegal. Hanya dengan keterampilan meracik bahan kimia, pasutri yang mengontrak rumah tipe 21 kumuh itu mampu mencetak uang Rp20 juta dalam sehari.

"Satu lembar resep yang diproduksi, bisa menghasilkan 25 gram sabu. Jika dijual di pasaran, omzet produksi ini setara dengan Rp20 juta," kata Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Sunardi, seusai olah tempat kejadian perkara, Jumat 26 Juli.

Menurut Sunardi, untuk memproduksi sabu hanya memerlukan keterampilan dan pengetahuan terhadap bahan kimia. Tersangka yang merupakan residivis (mantan napi kasus narkoba) sudah cukup lihai mengoplos racikan bahan kimia menjadi kristal sabu.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait jaringan narkoba tersangka," tandas Sunardi.

Dalam pemeriksaan TKP yang melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri, petugas menggeledah setiap sudut rumah kontrakan tersebut. Petugas juga meminta tersangka mempraktikkan cara mengoplos cairan kimia untuk memproduksi sabu.

Sekira dua jam melakukan olah TKP, petugas kembali membawa beberapa dus barang bukti kejahatan narkoba milik tersangka. Dari dalam dus yang berisi peralatan dan cairan bahan kimia itu, tersangka bisa memproduksi barang haram yang membuat pelanggannya mabuk dan lupa daratan.

Seorang tetangga tersangka, Cipung, mengaku mencurigai gerak-gerik tersangka sejak lama. Tersangka yang cenderung menutup diri, seringkali kedatangan tamu dengan mengendarai mobil sedan bernopol Malang. Meski tidak sampai dilaporkan pada polisi, warga setempat terus memperhatikan gerak-gerik tersangka.

"Jalan perumahan ini sempit, tapi dia sering kedatangan tamu mengendarai mobil. Saya sering memperhatikan perilakunya dari lubang angin-angin rumah. Tapi saya tidak mengetahui apa kegiatannya didalam rumah," kata Cipung.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.