• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Persempit Ruang Gerak FPI, Kepolisian Akan Tindak Aksi Sweeping

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
ufJxr.jpg
Kepolisian RI telah menginstruksikan seluruh Kepolisian Daerah (Polda) dan jajarannya untuk menindak tegas organisasi masyarakat yang selama ini bertindak anarkis dan meresahkan masyarakat.

Menyusul bentrok berdarah antara anggota Front Pembela Islam (FPI) dengan warga setempat di Kendal, Jawa Tengah, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta akan menertibkan ormas-ormas yang melakukan razia atau sweeping selama bulan puasa ini.

“Tindakan tegas tanpa pandang bulu akan kami lakukan kepada ormas yang melakukan sweeping atau razia yang pada akhirnya akan berujung pada bentrok yang akan merugikan semua pihak, apalagi warga masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” kata Kapolda DIY, Brigjen Pol. Haka Astana, saat Safari Tarawih di Ditlantas Polda DIY, Selasa malam, 23 Juli 2013.

Dia mengimbau ormas melaporkan kepada aparat kepolisian jika ada tempat maksiat yang melanggar aturan selama bulan Ramadan ini.

“Laporkan ke kami, biar kami yang menindaknya. Namun jika ormas bergerak sendiri dan ada tindakan pelanggaran hukum maka akan kami tindak tegas,” dia mewanti-wanti.

Polda DIY hingga jajarannya di tingkat Polsek selama bulan puasa ini telah diperintahkan untuk melakukan razia, dengan target petasan, kejahatan jalanan, premanisme, miras dan prostitusi.

“Dalam Operasi Pekat ini kepolisian juga bekerja sama dengan Satpol PP dan instansi terkait lainnya,” tutur dia.
Bentrok di Kendal itu berawal dari kedatangan FPI ke Alaska Kendal. Dalam insiden awal ini, satu mobil FPI dirusak warga yang datang menghadang. Polisi sudah menengahi kasus tersebut, namun esok harinya, Kamis 18 Juli 2013, anggota FPI kembali datang menyerbu. Bentrok tak terhindarkan. Warga yang melawan kini berjumlah lebih banyak.

Kewalahan, anggota FPI kabur lintang-pukang, berusaha menyelamatkan diri. Mereka melaju mobil dengan kecepatan tinggi, lalu menabrak sejumlah kendaraan. Akibatnya, seorang warga Desa Krikil Sukorejo yang terseruduk di area itu, meninggal dunia.

Tiga anggota FPI sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Soni Haryono, yang merupakan sopir mobil FPI; Satria Yuwono dan Bayu Agung Wicaksono. Mereka kedapatan membawa senjata tajam.
 
kenapa baru sekarang coba bergerak nya polisi padahal fpi udah anarkis dari dulu..
coba waktu awal ramadhan semua polisi di seluruh indonesia bisa sweping di semua tempat
ane rasa fpi juga gak ikut turun tangan untuk sweping langsung..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.