• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tertutup Kabut, Gunung Merapi Sulit Terpantau

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
zBlZU.jpg
BOYOLALI - Pos pengamatan Gunung Merapi, di Posko Pemantauan Jrakah, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, masih kesulitan melakukan pemantauan aktivitas gunung teraktif di Indonesia itu. Pasalnya hingga pukul 12.57 WIB, kabut tebal masih menutupi Gunung Merapi.

Petugas Pos Pemantauan Gunung Merapi, Jrakah, Ti Mujiyanto, mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan penjelasan terkait kondisi terkuini di puncak Gunung Merapi, etrmasuk apakah gunung masih mengeluarkan asap sulvatara atau tidak.

Sebab, secara visual pemantauan Gunung Merapi sulit dilakukan karena tertutup kabut.

"Secara visual Gunung Merapi masih tertutup kabut. Jadi kami di pos pemantauan sulit mengamati visual Gunung Merapi,” papar Ti Mujiyanto saat dihubungi melalui telefon genggamnya, Senin (22/7/2013).

Diberitakan sebelumnya, Gunung Merapi kembali mengeluarkan abu vulkanik pukul 04.15 WIB pagi tadi. Hujan abu pun menyelimuti sebagian lereng Merapi.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, mengatakan, hasil pengamatan di lapangan, hujan abu tipis terjadi pada radius tujuh kilometer dari puncak Merapi menuju ke Kaliurang. Hujan abu tipis juga terjadi di Singlar dan Glagaharjo atau sekira sembilan kilometer dari puncak.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.